Majalengka –
Geliat investasi di Kabupaten Majalengka sepanjang 2025 menunjukkan tren positif. Realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tercatat mencapai Rp 3,36 triliun pada periode Januari hingga Desember 2025.
Kadis DPMPTSP Kabupaten Majalengka Ucu Sumarna mengatakan, realisasi tersebut menunjukkan meningkatnya minat investor menanamkan modal di Majalengka. “Alhamdulillah, realisasi investasi Majalengka terus bergerak positif. Ini menunjukkan Majalengka masih menjadi daerah yang diminati investor, baik PMDN maupun PMA,” kata Ucu kepada, Senin (2/2/2026).
Ucu menyebut, meningkatnya investasi tidak lepas dari upaya pemerintah daerah dalam memperbaiki iklim usaha, terutama melalui kemudahan perizinan dan kepastian berusaha.
“Kami fokus pada penyederhanaan perizinan dan percepatan layanan. Selain itu, Majalengka punya keunggulan strategis seperti kawasan industri, bandara, dan konektivitas yang terus berkembang,” ujarnya.
Ke depan, lanjut Ucu, Pemkab Majalengka akan mendorong agar investasi tidak hanya terpusat pada sektor tertentu, tetapi juga menyasar sektor padat karya dan ekonomi lokal.
Sementara itu, Bupati Majalengka Eman Suherman mengatakan, capaian investasi ini menjadi indikator bahwa Majalengka semakin kompetitif sebagai tujuan investasi.
“Masuknya investasi sebesar Rp 3,36 triliun menunjukkan Majalengka semakin kompetitif. Ini sejalan dengan semangat pembangunan Majalengka Langkung Sae, di mana pertumbuhan ekonomi harus berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Eman menegaskan, pemerintah daerah tidak hanya mengejar besaran nilai investasi, tetapi juga kualitas serta dampaknya terhadap penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi.
“Kami mendorong investasi yang membuka lapangan kerja, menggerakkan ekonomi lokal, dan memperkuat sektor-sektor strategis. Pemerintah daerah hadir memberikan kepastian, kemudahan perizinan, dan iklim usaha yang kondusif,” jelasnya.
Di sisi lain, kata Eman, keberadaan kawasan industri dan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati menjadi faktor penting yang mendorong geliat investasi di Majalengka. “Harapannya, investasi yang masuk tidak hanya besar secara nilai, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Majalengka,” pungkasnya.
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
