Jakarta –
Tottenham Hotspur sedang tidak baik-baik saja. Alih-alih bersaing di papan atas, The Lilywhites kini justru terpuruk dan hanya terpaut satu poin dari zona degradasi Premier League. Kondisi ini pun memancing eks bintang Arsenal, Jack Wilshere, untuk melontarkan sindiran pedas.
Laju buruk Spurs berlanjut setelah mereka kembali gagal memetik kemenangan. Menjamu Crystal Palace pada Jumat (6/3/2026) dini hari WIB, Tottenham justru dipermalukan di kandang sendiri dengan skor telak 1-3.
Hasil minor ini memaku klub London Utara tersebut di posisi ke-16 klasemen sementara dengan raihan 29 poin. Posisi mereka sangat rawan, karena hanya berselisih satu angka dari West Ham United yang menghuni peringkat ke-18 alias zona merah.
Situasi pelik Spurs ini menjadi bahasan menarik dalam konferensi pers Jack Wilshere. Manajer Luton Town itu ditanya mengenai peluang Tottenham turun kasta ke Championship, menjelang laga timnya melawan Reading di ajang EFL League One akhir pekan ini.
“Mimpiku adalah melatih Luton di Championship. Aku menonton sedikit pertandingan Tottenham tadi malam dan aku sudah sering mengatakan ini – dan percayalah atau tidak – banyak anggota keluargaku adalah penggemar Tottenham,” kata Wilshere yang dikutip dari Sky Sports.
Wilshere, yang dikenal memiliki sejarah rivalitas panas dengan Spurs sejak masih berseragam Arsenal, tampak menikmati momen sulit sang rival.
“Selama bertahun-tahun kami sering bercanda tentang hal itu, tapi saat ini mimpiku adalah melatih Luton di Championship dan mungkin melawan Tottenham,” sambungnya.
Sentimen Wilshere terhadap Tottenham memang bukan rahasia lagi. Ia pernah menjadi sorotan publik saat melontarkan ejekan terbuka terhadap Spurs dalam parade juara Piala FA bersama Arsenal beberapa tahun silam.
Kini, skenario Wilshere bertemu Tottenham di kasta kedua bisa saja menjadi kenyataan. Saat ini, Luton Town bertengger di posisi ke-10 klasemen League One dengan 47 poin. The Hatters masih memiliki peluang besar untuk menembus zona play-off dan promosi ke Championship musim depan.
