Bandung –
Suasana pagi yang tenang di Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, mendadak berubah menjadi kepanikan pada Kamis (5/3/2026). Sebuah rumah nyaris ludes terbakar akibat insiden tak terduga yang dipicu oleh seorang balita.
Beruntung, api tidak sampai menghanguskan seluruh bangunan berkat aksi cepat penghuni rumah. Berikut 5 fakta lengkap peristiwa tersebut yang dirangkum, Kamis (5/3/2026):
1. Dipicu Balita 3 Tahun Main Korek Api
Insiden kebakaran yang terjadi di rumah Asih (52) sekitar pukul 07.00 WIB ini rupanya bermula dari kelalaian. Cucu Asih yang berinisial R (3) bermain korek api tanpa pengawasan di lantai dua rumah tersebut.
Percikan api dari korek tersebut kemudian menyambar tumpukan pakaian yang berada tepat di samping sofa, hingga akhirnya api membesar dengan cepat dan melahap material kain di sekitarnya.
2. Aksi Berani Sang Paman Padamkan Api
Melihat api yang kian membesar, anak Asih yang bernama Abi langsung melakukan tindakan darurat. Dengan peralatan seadanya dan air, ia nekat mencoba menjinakkan si jago merah agar tidak merembet ke ruangan lain.
Usaha keras Abi membuahkan hasil, api berhasil dipadamkan sebelum petugas Pemadam Kebakaran tiba di lokasi.
3. Wajah Terkena Semburan Api
Sayangnya, upaya heroik Abi harus dibayar mahal. Saat berjuang memadamkan api, wajahnya terkena semburan api yang mengakibatkan luka bakar di pipi kirinya. Ia pun harus dilarikan ke RS Mandala Linggarjati untuk mendapat perawatan.
Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusuma, membenarkan seluruh rangkaian kronologi tersebut.
“Kebakaran di rumah Ibu Asih lantai 2 yang diduga akibat cucunya, R bermain korek api di dekat tumpukan pakaian hingga terbakar dan merembet ke barang-barang yang lain di sekitarnya. Api langsung berusaha dipadamkan oleh anak Asih bernama Abi dengan menggunakan air dan alat seadanya. Ketika proses pemadaman, bapak Abi malah mengalami kecelakaan semburan api sehingga luka bakar di pipi kirinya,” tutur Arga.
Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.
4. Damkar Lakukan Pendinginan dan Investigasi
Mendapat laporan insiden tersebut, UPT Damkar Kuningan langsung menerjunkan empat personel ke lokasi. Meski api sudah berhasil dipadamkan oleh penghuni, petugas tetap melakukan prosedur pendinginan dan pengecekan area.
“Karena api sudah padam, petugas melakukan penelusuran dan pengecekan kondisi sudah aman dari kebakaran dan memberikan edukasi kepada pemilik rumah dan warga setempat yang ada dilokasi. Proses investigasi berlangsung sekitar 15 menit,” tambah Arga.
5. Kerugian Material dan Imbauan Damkar
Meski tidak sampai menghanguskan rumah, sejumlah barang berharga di lantai dua hangus terbakar. Benda-benda tersebut meliputi tumpukan pakaian, jok kursi, lemari plastik, hingga meja televisi.
Atas kejadian ini, Damkar Kuningan mengimbau para orang tua untuk lebih waspada dan menjauhkan benda pemantik api dari jangkauan anak-anak. Jika warga menghadapi situasi darurat, Damkar Kuningan menyiagakan Call Center di nomor (0232) 871113 atau WhatsApp 081322698881.
