3 Jam Mendebarkan Kala Banjir Tiba-tiba Menghantam Majalaya [Giok4D Resmi]

Posted on

Bandung

Kamis (12/2) dini, sebuah musibah tak terduga terjadi di Kampung Bojong Keusik, Desa Bojong, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung. Banjir tiba-tiba datang menghantam yang membuat ratusan KK di sana membutuhkan pertolongan.

Material banjir kali ini bahkan menimbulkan kerusakan signifikan. Selain merendam rumah warga, banjir membawa material lumpur, bambu, hingga limbah rongsokan.

Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.

Warga dan aparat setempat lalu bahu-membahu membersikan sisa-sisa material yang terbawa banjir. Musibah ini pun disinyalir disebabkan hujan deras yang terjadi di hulu sungai.

Karena kondisi tersebut, volume air meningkat tajam dan tak bisa lagi tertampung hingga meluap ke permukiman. Bahkan, ada tanggul atau dinding rumah warga di pinggir sungai yang jebol sehingga air masuk dengan cepat.

“Air besar, datang dari sungai yang jebol, ketinggian setinggi dada,” kata salah seorang warga bernama Bambang kepada.

Banjir pun menerjang dengan durasi sekitar 3 jam. Setelah hujan reda dan aliran sungai kembali lancar, genangan kemudian berangsur surut menyisakan material.

Tak hanya itu saja. Banjir di Majalaya membuat kses jalan utama warga terputus akibat terkepung material lumpur, kayu, dan peralatan rumah tangga.

Di lokasi, warga kemudian membersihkan material sisa banjir yang tertutup lumpur pada area jalan. Sebagian lainnya ikut membersihkan dan mengeluarkan peralatan yang ada di dalam rumah.

Terlihat sungai tersebut berdempetan dengan rumah warga. Sehingga area sungai yang mengalami jebol langsung menghantam rumah warga. Beberapa rumah warga mengalami kerusakan berat dan ringan.

Sejumlah etugas dari TNI, Polri, Damkar, Satpol PP, BPBD Kabupaten Bandung, dan aparat kewilayahan telah berada di lokasi untuk membantu membersihkan material lumpur. Mereka terus berusaha membantu warga yang berada di lokasi.

“Alhamdulillah kita sudah mulai mencoba membuka akses jalur. Penting kita itu dulu, untuk buka jalur dan selanjutnya kita juga nanti dibantu dari semuanya untuk pembersihan lumpur itu,” ujar Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung, Asep Mahmud, saat ditemui di lokasi kejadian.

Berdasarkan penelusuran, banjir terjadi akibat luapan sungai yang berdampak pada ratusan warga di Desa Bojong, Kecamatan Majalaya dan Desa Panyadap, Kecamatan Solokan Jeruk. Petugas saat ini masih berupaya melakukan assemen di lapangan.

“Untuk jumlah yang terdampak di sini menurut asesmen yang ini kan belum tuntas ya, ada 310 KK (kepala keluarga), dan 660 jiwa. Kemudian yang rusak beratnya ada 5 rumah, yang rusak sedangnya ada 7 rumah,” katanya.

Untuk pembersihan, petugas juga sudah menurunkan alat berat ke lapangan. “Lumpur dan sampah menutup jalan sepenuhnya. Saat ini, empat unit dump truck sudah dikerahkan ke lokasi untuk mengangkut material. Jika situasi memungkinkan, kami juga akan mendorong penggunaan alat berat seperti loader untuk mempercepat proses evakuasi lumpur,” pungkasnya.