Sumedang –
Peta politik di Kabupaten Sumedang kini mulai menarik perhatian. Ini terjadi setelah Bupati Dony Ahmad Munir memutuskan keluar dari kepengurusan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), partai yang selama ini menjadi kendaraan politiknya.
Keputusan Dony Ahmad Munir keluar dari PPP ditandai dengan berpamitan kepada jajaran DPC PPP Sumedang, Kamis (12/6/2024). Dony pun pamit sekaligus meninggalkan teka-teki baru ke mana haluan politiknya akan berlabuh.
Dony saat itu datang ke DPC PPP Sumedang mengenakan kemeja putih bergambar harimau. Kedatangannya disambut Ketua DPC PPP Ilmawan Muhamad serta para pengurus lainnya.
Di momen itu, Dony tak hanya berpamitan dengan keluarga besar PPP Sumedang. Niat tersebut rupanya telah disampaikan sebelumnya. Ia pun menyampaikan permohonan izin, maaf, serta doa restu atas pilihannya tersebut.
“Saya menyadari bahwa keputusan ini menimbulkan kekecewaan. Atas hal tersebut, saya menerima sepenuhnya dengan hati yang lapang. Saya memohon maaf apabila langkah yang saya ambil mengecewakan banyak pihak. Namun saya pastikan, amanah yang selama ini diembankan kepada saya tetap akan saya pegang dan jalankan sebaik-baiknya,” ujar Dony kepada awak media.
Di mata Dony, PPP memiliki peran penting yang tak terlupakan. Sebab, selama menjadi bagian dari keluarga besar PPP, perjuangan dari awal karier politik telah membawanya hingga menjadi kepala daerah seperti saat ini.
“Selama perjalanan politik saya, PPP memiliki peran besar yang tidak akan saya lupakan. Perjuangan, pengabdian, dan kebersamaan yang telah dilalui bersama PPP akan selalu saya kenang dan hargai. Saya tidak meninggalkan perjuangan tersebut, melainkan tetap menghormatinya dan menjadikannya bagian dari perjalanan pengabdian saya,” kata Dony.
Pamitnya Dony dari PPP memicu spekulasi publik. Muncul rumor ia akan berlabuh ke Gerindra. Namun, Dony Ahmad Munir belum mengungkapkan secara gamblang partai politik mana yang akan ia pilih untuk masa mendatang.
Meski telah berpamitan dengan PPP, Dony menyampaikan bahwa dirinya tetap berkomitmen untuk membangun Sumedang agar lebih maju serta menyejahterakan masyarakat Kabupaten Sumedang.
“Komitmen saya tetap sama, yaitu bekerja dan mengabdi untuk membangun Sumedang, mendorong kemajuan daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumedang. Seluruh gagasan dan program yang telah dirancang tetap diarahkan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat Sumedang,” katanya.
“Saya memiliki niat dan komitmen untuk menuntaskan berbagai pekerjaan pembangunan hingga tahun 2030. Tidak ada kepentingan lain di luar kepentingan masyarakat Sumedang. Keputusan ini bukan dilandasi oleh kepentingan ekonomi maupun politik praktis, melainkan berdasarkan pertimbangan pengalaman, kesadaran, serta kebutuhan untuk memperkuat strategi dan sinergi pembangunan,” sambungnya.
Dony menegaskan pengunduran dirinya dari kepengurusan PPP murni atas kesadaran pribadi dan tidak ada tekanan dari pihak mana pun. “Saya tegaskan, tidak ada tekanan dari pihak mana pun dalam pengambilan keputusan ini. Ini murni keputusan pribadi yang diambil secara sadar dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
Ketua DPC PPP Sumedang Ilmawan Muhamad mengaku berat hati melepaskan kader terbaik seperti Dony. Meski demikian, setelah mengetahui alasan pengunduran diri Dony, pihaknya akan tetap memberikan dukungan demi kemajuan masyarakat Sumedang.
“Sebagai keluarga besar PPP yang mempunyai kader terbaik seperti Pak Dony, tentu kami merasa berat hati menerima kenyataan seperti ini. Tapi atas apa yang telah disampaikan oleh Pak Dony, kami bisa menerima. Intinya, keputusan ini tentu sudah dipertimbangkan oleh Pak Dony dengan sebaik-baiknya. Pertimbangannya, seperti yang tadi saya sampaikan, adalah untuk kepentingan kemasyarakatan dan kemajuan masyarakat Kabupaten Sumedang,” kata Ilmawan.
“Kalau ditanya seperti itu, ya tentu saja kami merasa kecewa. Semua pasti merasakan hal yang sama. Tapi mau bagaimana lagi, kenyataannya sudah seperti ini. Namun tadi Pak Dony sudah menyampaikan maksud dan alasan-alasan-nya, dan intinya kembali lagi untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Sumedang,” tambah Ilmawan.
Setelah Dony berpamitan, Ilmawan menegaskan bahwa DPC PPP tetap solid dan akan terus berjuang untuk kemajuan serta kesejahteraan masyarakat, khususnya di Sumedang.
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
“Kami sudah melakukan konsolidasi dengan pengurus DPC dan PAC. Insyaallah kami tetap semangat, tetap solid, dan terus berjuang. Karena visi kita sama, yaitu berjuang untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Video ‘Karpet Merah’ Sumedang untuk Investor: Mudah-Dapat Insentif“
