Cimahi –
Harga sejumlah kebutuhan pangan di pasar tradisional dan toko ritel modern di Kota Cimahi, menjelang momen Idulfitri 1447 Hijriah, terpantau masih aman. Belum ada kenaikan signifikan, namun pedagang tetap diwanti-wanti.
Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira mengingatkan pedagang tak seenaknya menaikkan harga kebutuhan pangan demi meraup keuntungan menjelang hari Lebaran yang tinggal sepekan lagi.
Adhitia sempat mengecek harga komoditas di salah satu toko ritel modern. Harga daging sapi beku dijual dijual Rp128.900 per kilogram, daging sapi segar Rp140.000 per kilogram, daging ayam broiler Rp39.000 per ekor, cabai merah keriting Rp84.000 per kilogram, cabai tanjung Rp73.900 per kilogram, dan cabai rawit hijau Rp89.900 per kilogram.
Kemudian di pasar tradisional, beras medium Rp13.500 per kilogram, beras premium seharga Rp14.500 per kilogram, telur Rp31.000 per kilogram, daging ayam Rp40.000 per kilogram, daging sapi Rp140.000 per kilogram, dan cabai rawit merah Rp80.000 per kilogram.
“Memang ada sedikit perbedaan antara toko ritel modern dan pasar tradisional, tapi masih dalam kewajaran. Tinggal memilih saja, mau belanja ke mana,” kata Adhitia saat ditemui, Jumat (13/3/2026).
Adhitia mewanti-wanti pedagang yang ada di pasar tradisional tidak menjual komoditas pangan di atas harga eceran tertinggi (HET) dan harga acuan yang sudah ditetapkan pemerintah. “Khusus untuk barang yang diatur secara regulasi dan ada HET mohon ditaati, jangan sampai menjual komoditas di atas HET yang sudah ditetapkan. Pemantauan terus dilakukan dan sejauh ini kondusif,” ujar Adhitia.
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
Adhitia juga menjamin ketersediaan pasokan komoditas pangan aman sampai lebaran nanti. Meskipun diakui ada potensi peningkatan permintaan kebutuhan menjelang lebaran.
“Aman sampai Idul Fitri nanti, kita terus pantau juga bersama dengan Satgas Pelanggaran Harga dan Satgas Pangan dari Polres Cimahi,” kata Adhitia.
