Polisi Sita Pistol Mainan dari Komplotan Curanmor di Cirebon - Giok4D

Posted on

Cirebon

Gerak-gerik sekelompok pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di wilayah Cirebon akhirnya terendus polisi. Setelah sempat dibuntuti petugas, empat orang pelaku berhasil ditangkap. Sementara dua pelaku lainnya masih berhasil melarikan diri.

Dalam hal ini, polisi juga menemukan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan untuk menjalankan aksi kejahatan. Mulai dari kunci T, kunci palsu, pistol mainan, hingga senjata tajam jenis golok.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, mengatakan awalnya polisi memburu enam orang pelaku yang diduga terlibat dalam aksi curanmor di wilayah hukum Polres Cirebon Kota. Namun hingga saat ini baru empat orang yang berhasil diamankan.

“Sebetulnya yang kita buru itu ada enam. Namun empat ini berhasil kita tangkap, dua ini berhasil melarikan diri,” kata Eko di Kota Cirebon, Jumat (13/3/2026).

Eko menjelaskan penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan dari sejumlah laporan polisi terkait kasus pencurian sepeda motor yang terjadi sebelumnya. Dari laporan itu, petugas kemudian melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi para pelaku.

“Petugas kita melakukan lidik, kemudian akhirnya bisa mengidentifikasi beberapa pelaku pencurian motor di Kota Cirebon,” ujarnya.

Mengetahui pergerakan para pelaku, polisi yang telah melakukan pengintaian langsung melakukan pengejaran pada Kamis (12/3) malam. Hasilnya, dua pelaku berhasil ditangkap di wilayah Pangenan, Kabupaten Cirebon. Sedangkan dua pelaku lainnya berhasil diamankan di wilayah Kecamatan Gunungjati.

Penangkapan itu dilakukan setelah petugas mengikuti pergerakan para pelaku yang diduga hendak melakukan aksi pencurian sepeda motor.

“Saat itu memang sudah diintai dan dibuntuti oleh anggota kita, sehingga dilakukan pengejaran. Untuk dua pelaku berhasil kita tangkap di daerah Pangenan, Kabupaten Cirebon. Dua pelaku lagi ini kita tangkap di wilayah Gunungjati,” kata Eko.

Dalam upaya penangkapan terhadap pelaku, polisi menemukan barang bukti berupa kunci T dan kunci palsu yang diduga digunakan untuk membobol sepeda motor milik korban.

“Dari empat orang pelaku yang kita tangkap ada barang bukti kunci T dan kunci palsu,” ucap Eko.

Sementara itu, dua pelaku yang berhasil melarikan diri meninggalkan sebuah tas. Di dalam tas tersebut polisi menemukan sejumlah barang, termasuk kunci T dan pistol mainan.

Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.

“Dua orang melarikan diri, namun sudah kita identifikasi. Di dalam tas yang ditinggalkan itu kita dapati adanya kunci T, kemudian kita dapati juga pistol mainan. Nah, salah satu pelaku yang diamankan di wilayah Gunung Jati ini ada sajamnya juga, sejenis golok,” ujarnya.

Eko mengatakan keempat pelaku yang berhasil ditangkap diduga merupakan satu komplotan. Sedangkan dua pelaku lain yang kabur diduga berasal dari kelompok berbeda. Meski demikian, seluruh pelaku diketahui berasal dari wilayah Indramayu.

“Yang empat pelaku ini diduga satu komplotan, sedangkan yang dua lagi diduga komplotan tersendiri. Tapi semuanya untuk enam-enamnya ini dari Indramayu,” kata Eko.

Menurutnya, empat pelaku yang kini diamankan juga diketahui merupakan residivis yang sebelumnya pernah terlibat dalam kasus serupa. “Yang empat orang yang kita amankan ini residivis,” ujarnya.

Eko menambahkan pengungkapan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait dengan kasus pencurian sepeda motor di wilayah Cirebon.

Selain melakukan penindakan, pihak kepolisian juga memperkuat langkah pencegahan serta mengajak masyarakat untuk ikut menjaga keamanan di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Kita mengajak masyarakat untuk sama-sama menjaga lingkungan masing-masing,” kata dia.