Ratusan Rumah Tak Layak di Kota Cirebon Jadi Sasaran Perbaikan

Posted on

Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon akan kembali menggulirkan program rumah tidak layak huni (rutilahu). Pada tahun ini, ratusan rumah di berbagai wilayah Kota Cirebon ditargetkan menerima bantuan perbaikan melalui program tersebut.

Kepala Bidang Kawasan Permukiman pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kota Cirebon, Haniah, mengatakan program rutilahu menyasar rumah yang berada di kawasan kumuh maupun non-kumuh.

“Program rutilahu ini menyasar kawasan kumuh dan non-kumuh,” kata Haniah di Kota Cirebon, Rabu (14/1/2026).

Haniah menjelaskan, untuk di kawasan kumuh, jumlah rumah yang akan mendapatkan program rutilahu diperkirakan mencapai sekitar 125 unit.

Sementara itu, di kawasan non-kumuh, jumlah rumah yang ditargetkan mencapai sekitar 130 unit. Program rutilahu tersebut bersumber dari APBD Kota Cirebon.

“Yang di kawasan kumuh kurang lebih 125 unit. Kemudian yang di kawasan non-kumuh kurang lebih 130. Itu program rutilahu dari APBD Kota,” kata Haniah.

Program rutilahu ini bertujuan meningkatkan kualitas hunian masyarakat. Masing-masing penerima akan mendapat bantuan sebesar Rp15 juta. “Tahun [dihilangkan konteks waktu spesifik] itu rata-rata Rp15 juta,” ucap Haniah.

Ia menjelaskan, program rutilahu menggunakan sistem N-1. Artinya, daftar rumah yang menerima bantuan pada tahun ini merupakan hasil usulan yang diajukan pada tahun sebelumnya.

“Program rutilahu ini menggunakan sistem N-1. Jadi penerima bantuan tahun ini itu diusulkan pada tahun sebelumnya,” terang Haniah.

“Sehingga, jika baru diusulkan sekarang dan dikerjakan sekarang, itu tidak bisa, karena sistemnya N-1,” sambung Haniah.