Jakarta –
Pendiri sekaligus CEO Meta, Mark Zuckerberg, dikabarkan akan pindah dari California ke sebuah pulau eksklusif di Florida, Amerika Serikat. Pulau tersebut dikenal sangat elite dan dihuni sejumlah miliarder, sehingga kerap dijuluki sebagai ‘Pulau Sultan’.
Pulau yang dimaksud adalah Indian Creek Island, sebuah kawasan permukiman privat dengan tingkat keamanan sangat ketat. Akses menuju pulau ini terbatas dan tidak dapat dimasuki sembarang orang, menjadikannya salah satu lingkungan hunian paling tertutup di Florida.
Melansir detikProperti, julukan ‘Pulau Sultan’ merujuk pada para penghuninya yang berasal dari kalangan superkaya. Beberapa nama yang diketahui memiliki properti di kawasan tersebut antara lain pendiri Amazon Jeff Bezos, legenda NFL Tom Brady, serta pasangan Ivanka Trump dan Jared Kushner.
Kepindahan Zuckerberg disebut bukan tanpa alasan. Pemerintah Negara Bagian California tengah menggagas kebijakan pajak baru yang menyasar kelompok miliarder. Dalam wacana tersebut, individu dengan kekayaan di atas US$ 1 miliar akan dikenakan pajak satu kali sebesar 5% dari total aset.
Meski kebijakan itu belum sepenuhnya berlaku-karena masih memerlukan persetujuan melalui mekanisme surat suara dan tanda tangan-isu tersebut telah memicu kekhawatiran di kalangan pemilik kekayaan besar, termasuk Zuckerberg yang selama ini bermukim di Palo Alto.
Sebaliknya, Florida dinilai lebih ramah bagi kalangan tajir karena tidak menerapkan pajak penghasilan negara bagian. Faktor inilah yang disebut menjadi salah satu pertimbangan utama perpindahan tersebut.
“Orang seperti Zuckerberg merencanakan tiga langkah ke depan. Isu pajak miliarder membuat banyak pemilik properti di Palo Alto berhitung. Jika Anda menghadapi potensi potongan 5% kekayaan bersih, Florida jadi keputusan bisnis. Dan Indian Creek adalah sinyal terjelas Anda serius, tempat itu dibangun untuk privasi dan kontrol,” ujar CEO Troy Dean Home, Troy Ippolito, dikutip Fox Business.
Rumor kepindahan ini kian menguat setelah miliarder otomotif sekaligus penghuni Indian Creek Island, Norman Braman, membocorkannya ke publik. Ia menyebut Zuckerberg akan pindah ke Florida sekitar April dan tinggal bersebelahan dengannya.
“Kami senang dia akan tinggal di sini,” ujar Braman, dikutip Architectural Digest.
Zuckerberg dilaporkan telah membeli rumah mewah di pulau tersebut dengan luas lahan sekitar 8.000 meter persegi. Properti itu berada di tepi laut dan dilengkapi dermaga pribadi.
Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.
Berdasarkan render rancangan firma arsitektur CMA Design Studio, hunian baru tersebut mengusung gaya Mediterania kontemporer dengan balutan warna putih hangat.
Interiornya dirancang mewah, meliputi ruang keluarga dengan perapian besar, dapur luas berdinding marmer, serta ruang tamu berdesain minimalis modern. Fasilitas lain mencakup teras lebar, kolam renang, pusat kebugaran, bioskop pribadi, hingga ruang makan berkapasitas puluhan orang. Sistem keamanan 24 jam juga menjadi bagian dari properti tersebut.
Nilai hunian itu diperkirakan mencapai US$ 200 juta atau sekitar Rp 3,37 triliun (kurs Rp 16.855). Transaksi penjualannya dilaporkan berasal dari perusahaan terbatas (LLC) yang terafiliasi dengan pendiri Jersey Mike’s Subs, Peter Cancro.
Artikel ini sudah tayang di detikProperti
