Pasar Tegalgubug Jadi Titik Macet Mudik, Polisi Tutup U-Turn di Pantura

Posted on

Cirebon

Aktivitas di Pasar Sandang Tegalgubug, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, berpotensi menjadi salah satu titik kemacetan di jalur Pantura saat arus mudik Lebaran 2026. Pasalnya, pasar yang berada tepat di sisi jalur utama Pantura ini selalu dipadati pengunjung, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.

Pantauan di lokasi pada Selasa (10/3/2026) menunjukkan peningkatan jumlah pengunjung yang datang untuk berburu pakaian Lebaran. Kepadatan tidak hanya terjadi di area dalam pasar, tetapi juga meluas hingga ke badan jalan. Banyak kendaraan pengunjung yang terpaksa diparkir di bahu jalan karena keterbatasan lahan parkir.

Selain itu, sebagian pedagang juga memanfaatkan bahu jalan sebagai tempat berjualan. Kondisi tersebut membuat ruang gerak kendaraan di jalur Pantura menjadi lebih sempit dan memicu perlambatan arus lalu lintas.

Salah satu pengunjung Pasar Tegalgubug, Ratna (32), warga Kota Cirebon, mengaku sengaja datang ke pasar tersebut untuk membeli pakaian Lebaran bagi keluarganya. “Iya sengaja ke sini mau beli baju sama celana Lebaran buat keluarga,” ujarnya.

Ratna memilih berbelanja di Pasar Tegalgubug karena harga pakaian yang relatif terjangkau dengan pilihan model yang beragam. “Kebetulan baju yang mau dibeli banyak, jadi supaya nanti pas Lebaran bisa seragaman. Di sini murah dan pilihannya juga banyak,” katanya.

Meski harus menghadapi kondisi parkir yang terbatas dan kepadatan lalu lintas di sekitar pasar, Ratna mengaku tidak keberatan.

“Memang parkirnya susah di sini, tapi enggak apa-apa. Yang penting harganya murah, jadi macet-macetan juga enggak masalah,” tambahnya.

Sementara itu, Kanit Lantas Polsek Arjawinangun Iptu Yanto mengatakan bahwa aktivitas Pasar Tegalgubug yang digelar setiap hari Selasa dan Sabtu kerap menimbulkan kepadatan lalu lintas di jalur Pantura.

“Kami sudah memberikan imbauan kepada para pedagang agar tidak berjualan di bahu jalan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, kepadatan tidak hanya disebabkan oleh parkir kendaraan di bahu jalan, tetapi juga oleh tingginya aktivitas pengunjung yang menyeberang jalan.

“Kepadatan juga terjadi karena banyaknya pengunjung pasar yang menyeberang sehingga kendaraan yang melintas harus memperlambat laju,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi kemacetan, polisi telah menerjunkan sejumlah personel guna mengatur arus lalu lintas di sekitar pasar. Selain itu, beberapa titik putar balik (U-turn) di ruas jalan tersebut juga ditutup sementara agar arus kendaraan di jalur Pantura tetap lancar.

“Kami juga sudah melakukan pemetaan secara menyeluruh sebagai langkah antisipasi agar arus mudik Lebaran tahun ini berjalan lancar, khususnya saat pemudik melintas di kawasan Pasar Tegalgubug,” pungkasnya.