Bulan Rajab dikenal sebagai salah satu bulan mulia dalam kalender Hijriah. Di bulan inilah umat Islam mengenang peristiwa besar Isra Miraj, yaitu perjalanan spiritual Rasulullah SAW dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa, kemudian naik ke langit hingga Sidratul Muntaha. Peristiwa ini menjadi tonggak penting karena dari sanalah umat Islam menerima perintah sholat lima waktu.
Pada tahun ini, peringatan Isra Miraj jatuh pada 16 Januari 2026, sedangkan malam 27 Rajab bertepatan dengan Kamis malam, 15 Januari 2026. Momentum tersebut banyak dimanfaatkan umat Islam untuk memperbanyak ibadah, salah satunya dengan melaksanakan sholat sunah malam 27 Rajab di rumah.
Dilansir laman Jatim NU, malam 27 Rajab diyakini sebagai malam penuh keberkahan. Banyak ulama menganjurkan umat Islam untuk menghidupkan malam tersebut dengan ibadah, doa, dan zikir. Dalam kajian keislaman, Imam al-Ghazali menjelaskan bahwa sholat sunah yang dilakukan pada malam-malam istimewa termasuk amalan mustahab, yakni ibadah yang dianjurkan karena memiliki keutamaan tertentu.
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ رَجَبٌ، قَالَ: ” اللهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبٍ، وَشَعْبَانَ، وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ
Artinya: Ketika Nabi SAW memasuki bulan Rajab, beliau mengucapkan; Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikanlah (usia) kami hingga bulan Ramadhan.
Sholat malam 27 Rajab termasuk sholat sunah yang berkaitan dengan waktu khusus, sehingga banyak diamalkan sebagai bentuk ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Niat menjadi bagian penting sebelum melaksanakan sholat. Berikut niat sholat malam 27 Rajab yang umum dibaca dilansir ari laman Pondok Pesantren Suryalaya:
اُصَلِّي سُنَّةَ لَيْلَةِ الْمِعْرَاجِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Arab Latin:
Ushallii sunnata lailatil mi’raaji rak’ataini lillahi ta’ala
Artinya:
Aku berniat sholat sunah malam Mi’raj dua rakaat karena Allah Ta’ala.
Niat ini dibaca di dalam hati atau dilafalkan secara pelan sebelum takbiratul ihram.
Sholat malam 27 Rajab dapat dilaksanakan secara mandiri di rumah. Tata caranya cukup sederhana dan tidak jauh berbeda dari sholat sunah lainnya.
Sholat dikerjakan sebanyak 12 rakaat, dengan 6 kali salam, dan dilaksanakan di antara waktu Magrib dan Isya.
Berikut urutan tata caranya:
Rangkaian tersebut diulang hingga enam kali sholat, sehingga total berjumlah 12 rakaat.
Setelah menyelesaikan sholat, dianjurkan untuk memperbanyak zikir sebagai bentuk penyempurna ibadah. Zikir yang umum dibaca antara lain:
Tasbih sebanyak 100 kali
سُبْحَانَ اللَّهِ وَ الحَمْدُ لِلَّهِ وَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهَ وَ اللَّهُ أَكْبَرُ
Arab latin: Subhanallahi walhamdulillah walā ilaha illallahu wallāhu akbar.
Artinya: “Maha suci Allah. Segala puji bagi Allah. Tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar.”
Istighfar sebanyak 100 kali
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيمِ
Arab latin: Astaghfirullahal ‘adzim.
Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW sebanyak 100 kali
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلَّمَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Arab latin: Allahumma shalli ‘alā sayyidina Muhammad.
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan keselamatan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad.”
Selain zikir, umat Islam juga dianjurkan membaca doa pada malam atau siang hari tanggal 27 Rajab. Doa ini berisi permohonan agar dijauhkan dari sifat dusta, kemunafikan, dan riya, sekaligus memohon kebersihan hati dan amal.
اللَّهُمَّ طَهِّرْ لِسَانِي مِنَ الْكِذَّبِ وَقَلْبِي مِنَ النِّفَاقِ وَعَمَلِي مِنَ الرِّيَاءِ وَبَصَرِي مِنَ الْخِيَانَةِ فَإِنَّكَ تَعْلَمُ خَائِنَةَ الْأَعْيُنِ وَمَا تُخْفِي الصُّدُورُ
Arab Latin: Allaahumma thah-hir lisaanii minal kidzbi wa qalbii minan nifaaqi wa ‘amalii minar riya’i wa basharii minal khiyaanati fa’innaka taʻlamu khaaʼinatal aʻyuni wamaa tukhfish shuduuru.
Artinya: “Ya Allah, sucikanlah lisanku dari dusta, bersihkanlah hatiku dari kemunafikan, bersihkanlah amalku dari rasa pamer, bersihkanlah penglihatanku dari pengkhianatan, sesungguhnya Engkau mengetahui pengkhianatan mata dan apa yang disembunyikan oleh hati.”
Doa tersebut mencerminkan esensi Isra Mi’raj sebagai perjalanan spiritual yang menekankan kesucian jiwa dan keteguhan iman.
Menurut kalender resmi terbitan Kementerian Agama Republik Indonesia, tanggal 27 Rajab 1447 Hijriah bertepatan dengan Jumat, 16 Januari 2026. Oleh karena itu, pelaksanaan sholat malam 27 Rajab sudah dapat dilakukan sejak Kamis malam, 15 Januari 2026, tepat setelah waktu sholat Magrib hingga menjelang Isya.
Waktu tersebut dimanfaatkan umat Islam untuk menghidupkan malam Isra Mi’raj dengan berbagai amalan ibadah, termasuk melaksanakan sholat sunah, memperbanyak zikir, serta memanjatkan doa sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT.
