Bandung –
Sholat tasbih malam Nisfu Syaban merupakan amalan yang kerap dilaksanakan umat Islam di malam ke-15 bulan Syaban. Ibadah ini memiliki ciri khas berupa bacaan tasbih yang diulang hingga 300 kali, sehingga dikenal sebagai amalan dzikir yang sarat nilai spiritual.
Pelaksanaan sholat tasbih malam Nisfu Syaban banyak dijumpai di masjid-masjid, baik secara sendiri maupun berjamaah. Bagi sebagian umat Islam, ibadah ini menjadi cara untuk mengisi malam Nisfu Syaban dengan ibadah sekaligus memperbanyak doa dan istighfar menjelang Ramadhan.
Dilansir detikHikmah, dalam buku Dahsyatnya Shalat Tasbih karya Misbahus Surur, sholat tasbih dijelaskan sebagai salah satu sholat sunnah yang telah diamalkan secara turun-temurun sejak masa Rasulullah SAW. Amalan ini mengandung keutamaan berupa pengampunan dosa dan peningkatan kedekatan seorang hamba kepada Allah SWT.
Salah satu hadits yang sering dijadikan dasar pelaksanaan sholat tasbih diriwayatkan Ali bin Abi Thalib, Rasulullah SAW bersabda,
“Jika datang malam pertengahan bulan Syaban, maka lakukanlah qiyamul lail dan berpuasalah di siang harinya, karena Allah SWT turun ke langit dunia saat itu pada waktu matahari tenggelam, lalu Allah berfirman, ‘Adakah orang yang meminta ampun kepada-Ku, maka Aku akan ampuni dia. Adakah orang yang meminta rezeki kepada-Ku, maka Aku akan memberi rezeki kepadanya. Adakah orang yang diuji, maka Aku akan selamatkan dia, (Allah berfirman tentang hal ini) sampai terbit fajar’.” (HR Ibnu Majah, HR Al Baihaqi).
Niat Sholat Tasbih Malam Nisfu Syaban
Sebelum mengerjakan sholat tasbih malam Nisfu Syaban, umat Islam dianjurkan membaca niat sebagai berikut:
أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَسْبِيْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى
Arab latin: Ushallii sunnatat-Tasbiihi rak’ataini lillaahi Ta’aalaa.
Artinya: “Aku berniat melaksanakan sholat sunnah Tasbih, sebanyak dua rakaat semata-mata karena Allah Ta’ala.”
Tata Cara Sholat Tasbih
Mengutip Buku Panduan Sholat Lengkap (Wajib & Sunah) karya Saiful Hadi El Sutha, tata cara sholat tasbih dilakukan sebagai berikut:
- Membaca niat sholat tasbih
- Takbiratul ihram
- Membaca doa iftitah
- Membaca Al-Fatihah dan surat pendek
- Membaca tasbih 15 kali saat berdiri
- Rukuk sambil membaca tasbih 10 kali
- I’tidal dan membaca tasbih 10 kali
- Sujud pertama membaca tasbih 10 kali
- Duduk di antara dua sujud membaca tasbih 10 kali
- Sujud kedua membaca tasbih 10 kali
- Duduk sebelum berdiri membaca tasbih 10 kali
Total bacaan tasbih dalam satu rakaat berjumlah 75 kali. Jika dikerjakan empat rakaat, maka total bacaan tasbih mencapai 300 kali.
