Bandung –
Dua dokter bedah plastik dilarang berpraktik di dunia medis setelah kematian seorang pengusaha miliarder saat menjalani operasi pembesaran penis.
Dikutip dari The Jewish Chronicle, Minggu (8/2/2026), Taipan Belgia-Israel, Ehud Arye Laniado, pendiri perusahaan berlian Omega Diamonds yang berbasis di Antwerp, meninggal dunia akibat serangan jantung fatal saat menjalani prosedur suntik pembesaran penis pada Maret 2019.
Pria berusia 65 tahun itu menjalani perawatan di klinik estetika swasta Saint-Honore-Ponthieu di pusat kota Paris. Ia dilaporkan menjalani prosedur tersebut beberapa kali dalam setahun dengan biaya puluhan ribu euro setiap kali perawatan.
Pengadilan di Prancis pekan ini mendengar bahwa layanan darurat pertama kali dipanggil ke klinik atas permintaan Laniado sekitar pukul 20.00 pada 2 Maret 2019, saat ia masih hidup.
Meski mengalami nyeri perut yang cukup parah, Laniado bersikeras untuk melanjutkan prosedur tersebut. Dua jam kemudian, sekitar pukul 22.00, layanan darurat kembali dipanggil setelah ia mengalami serangan jantung yang berujung kematian.
Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.
Dokter Bedah Dijatuhi Denda
Dua dokter bedah yang melakukan prosedur itu dijatuhi denda besar dan dilarang seumur hidup untuk menjalankan praktik kedokteran.
Dokter utama, yang hanya diidentifikasi sebagai “Guy H”, diselidiki atas dugaan tidak memberikan pertolongan kepada orang yang berada dalam kondisi berbahaya, melakukan praktik kedokteran tanpa izin, serta pelanggaran terkait obat-obatan.
Pada tahap awal penyelidikan, otoritas menyingkirkan kemungkinan bahwa suntikan itu sendiri menjadi penyebab kematian.
Menurut laporan Le Parisien, penyelidikan berfokus pada alasan mengapa staf medis gagal merespons secara tepat setelah panggilan darurat pertama.
Pengadilan Prancis akhirnya memutuskan bahwa bukan suntikan ke penis yang menyebabkan kematian, melainkan “kesalahan medis serius yang dilakukan para dokter selama perawatan.”
Penyelidikan juga mengungkap berbagai kejanggalan di klinik tersebut, termasuk fakta bahwa Guy H, yang berasal dari Aljazair, menjalankan praktik tanpa terdaftar di asosiasi medis Prancis meski telah bekerja di negara itu selama lebih dari dua dekade.
Kalau mau versi lebih ringkas untuk berita, headline, atau bahasa yang disesuaikan dengan gaya media, tinggal bilang.
