MBG Isi Ubi Bakar yang Tuai Sorotan di Majalengka

Posted on

Majalengka

Distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, diwarnai kekeliruan. Alih-alih menerima paket makanan lengkap, sejumlah siswa justru hanya mendapatkan ubi bakar.

Kabar ini mencuat dan menjadi sorotan publik setelah video seorang siswa MI PUI di Kecamatan Bantarujeg viral di media sosial. Dalam unggahan tersebut, sang siswa membeberkan menu MBG yang diterimanya hanya berisi ubi bakar.

“Assalamualaikum Kang Dedi, ini dari MI PUI Cipeundeuy Bantarujeg. MBG-nya cuma dikasih ubi bakar. Ini buat dua hari, bela-belain nungguin,” kata siswa tersebut.

Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Majalengka, Intan Diena Khoerunisa, langsung angkat bicara. Ia mengklarifikasi bahwa insiden tersebut murni akibat kekeliruan saat proses distribusi makanan dari dapur MBG menuju pihak sekolah.

Intan menjelaskan, pada hari itu sebenarnya hanya ada satu kali jadwal pengiriman makanan dari dapur SPPG. Namun, menu yang seharusnya dibagikan kepada para siswa dipisahkan ke dalam dua wadah yang berbeda.

Saat proses pembagian berlangsung, siswa yang bersangkutan baru mengambil satu wadah yang kebetulan hanya berisi ubi bakar. Setelah itu, ia langsung pulang sehingga belum sempat menerima wadah kedua yang berisi menu pendamping lainnya.

“Memang ada miss distribusi, tetapi kekurangannya saat itu juga disusulkan di hari yang sama,” ujar Intan saat dikonfirmasi, Senin (9/3/2026).

Intan memaparkan, saat pembagian makanan berlangsung, pihak sekolah juga tengah menyelenggarakan kegiatan pembagian zakat. Kondisi sekolah yang sangat ramai membuat proses penyaluran MBG mengalami kendala teknis.

Situasi tersebut mengakibatkan sejumlah siswa pulang lebih awal sebelum menerima seluruh komponen menu yang seharusnya mereka dapatkan. Intan menegaskan peristiwa ini murni kendala teknis di lapangan.

“Sebetulnya paketnya sudah lengkap. Hanya miss pengiriman saja,” ucapnya.

Intan menambahkan, menu MBG yang disiapkan SPPG setempat sebenarnya terdiri dari berbagai komponen gizi yang lengkap. Ubi bakar hanyalah salah satu bagian dari menu yang telah disusun, bukan menu tunggal seperti yang dikesankan dalam video viral tersebut.

“Untuk porsi besar, menu yang disiapkan antara lain roti, telur rebus, pisang, paha ayam, kacang polong, jeruk, serta ubi bakar. Sementara untuk porsi kecil terdiri dari roti, telur rebus, susu kotak, paha ayam, kacang polong, jeruk, serta ubi bakar,” terangnya.

Pihak SPPG memastikan akan melakukan evaluasi internal secara menyeluruh atas kejadian ini. Langkah tersebut diambil agar penyaluran makanan ke sekolah-sekolah ke depannya lebih tertib dan memastikan setiap siswa menerima menu secara utuh.

“Peristiwa ini menjadi evaluasi bagi pelaksana program MBG agar distribusi makanan ke sekolah bisa berjalan lebih tertib, tepat waktu, dan memastikan seluruh siswa menerima menu bergizi secara lengkap,” pungkasnya.

Halaman 2 dari 2