Cirebon –
Di kawasan petilasan Keraton Dalem Agung Pakungwati kompleks Keraton Kasepuhan Cirebon, terdapat sebuah peninggalan bersejarah bernama Sumur Upas atau Sumur Soka. Sumur ini terletak tepat di bawah pohon soka besar yang dikenal sebagai Soka Suwarga.
Meski sudah tidak difungsikan, keberadaannya tetap menarik perhatian karena kisah sejarah dan unsur mistis yang menyertainya. Sumur Upas diyakini telah ada sejak abad ke-15 pada masa Sunan Gunungjati.
Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.
Nama ‘Upas’ yang berarti racun merujuk pada kandungan beracun yang dipercaya terdapat di dalam sumur tersebut. Wakil Kepala Bagian Pemandu Keraton Kasepuhan Cirebon Iman Sugiman saat diwawancara menjelaskan secara analogi, kondisi itu mirip dengan sumur yang mengandung gas beracun.
Menurut penuturan Iman, pada masa lalu air sumur tersebut digunakan oleh prajurit keraton untuk merendam senjata sebagai persiapan menghadapi penjajah. Tujuannya agar senjata menjadi beracun. Hingga kini, waktu pasti penutupan sumur belum diketahui secara jelas.
Pohon Soka Suwarga yang menaungi sumur disebut telah berusia ratusan tahun dan memiliki keunikan pada pertumbuhan bunganya, yang tumbuh di dahan, bukan di pucuk daun seperti pohon soka pada umumnya. Keberadaan pohon ini semakin memperkuat nilai historis kawasan tersebut.
Saat ini, meski sumur telah ditutup, area Sumur Upas tetap menjadi bagian dari daya tarik wisata sejarah di Keraton Kasepuhan Cirebon, yang dikenal menyimpan berbagai peninggalan budaya dan sejarah.
Baca artikel lengkapnya di.
