Kantor Partai Demokrat Kota Bekasi Kini Makin Dekat dengan Warga

Posted on

Bekasi

Kantor politik tak harus berjarak dengan warga. Prinsip itu coba diwujudkan Ronny Hermawan dengan menjadikan Kantor DPC Partai Demokrat Kota Bekasi sebagai ruang terbuka bagi aktivitas ibu-ibu, pemuda, hingga warga sekitar.

Anggota DPRD Jawa Barat sekaligus Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bekasi itu menyebut, keberadaan kantor partainya itu kini berada di wilayah yang lebih padat penduduk dan berdampingan langsung dengan kawasan permukiman. Pilihan lokasi itu bukan tanpa alasan.

“Kantor yang baru ini lebih mendekat ke area yang padat, dekat perkampungan juga. Harapannya semakin dekat dengan masyarakat,” ujar Ronny usai syukuran kantor baru DPC Demokrat Kota Bekasi, Senin (9/2/2026).

Tak berhenti pada kedekatan geografis, Ronny juga ingin kantor partai tak lagi berjarak secara sosial. Ia mempersilakan kantor Demokrat digunakan sebagai ruang kegiatan warga sekitar, tanpa dipungut biaya.

“Kantor Demokrat Kota Bekasi kami persilakan untuk kegiatan ibu-ibu, remaja, pemuda sekitar gratis dan bahkan kami siapkan kopi, teh dan snack jika warga mau acara,” tuturnya.

Menurut Ronny, kantor partai semestinya menjadi ruang interaksi sosial, bukan hanya tempat rapat politik. Dengan membuka pintu selebar-lebarnya untuk masyarakat, ia berharap kehadiran Demokrat bisa benar-benar dirasakan manfaatnya di tingkat akar rumput.

Peresmian DPC Partai Demokrat Kota Bekasi. (Foto: Istimewa)

Di sisi lain, sebagai legislator Jawa Barat, Ronny juga menyinggung isu strategis yang menjadi perhatiannya di DPRD, khususnya terkait pembangunan infrastruktur.

Anggota Komisi III DPRD Jabar ini mendorong adanya porsi anggaran yang lebih adil untuk wilayah dengan kontribusi besar terhadap pendapatan daerah.

“Sesuai tupoksi dan kemitraan Pemprov Jabar dan Komisi III, saya berharap anggaran infrastruktur bisa lebih besar, khususnya buat Kota Bekasi dan Kota Depok,” katanya.

Ronny menilai, kontribusi warga Bekasi terhadap pendapatan Provinsi Jawa Barat sangat signifikan, terutama dari sektor pajak kendaraan bermotor. Karena itu, sudah selayaknya pembangunan infrastruktur di wilayah penyangga ibu kota ini mendapatkan perhatian yang seimbang.

“Mengingat warga Kota Bekasi menyumbang sangat besar untuk pendapatan Provinsi Jabar dari pajak kendaraan bermotor,” ucapnya.