Cimahi –
Jalan Aruman, di perbatasan antara Kota Cimahi dengan Kota Bandung mendadak riuh dengan kehadiran beberapa sosok superhero alias pahlawan yang kerap wira-wiri di layar televisi dan ponsel.
Ada superhero Batman, Spiderman, hingga Captain America. Sosok superhero asal Amerika yang lekat di ingatan para penyuka karakter pahlawan yang sebelumnya dituangkan di dalam komik, namun kini diadaptasi ke layar kaca.
Bukan untuk membasmi kejahatan di Kota Cimahi. Namun para superhero itu tetap mengemban misi kemanusiaan yang tak kalah penting dengan tugas utama mereka mengalahkan musuh. Mereka hadir untuk membagi-bagikan takjil atau menu berbuka puasa.
Empat pria dari komunitas badut Cimahi itu membawa beberapa bungkusan takjil yang mereka bagi-bagikan pada pengendara. Mereka sengaja memilih Jalan Aruman, yang kini namanya berubah menjadi Jalan Dann Sughanda, salah satu tokoh penting di Kota Cimahi, mempertimbangkan mobilitas kendaraan yang tak terlalu ramai.
“Jadi hari ini kita kembali bagi-bagi takjil. Jadi ini kegiatan rutin kami selama bulan Ramadan, seminggu sekali bagi-bagi takjil buat pengendara yang menjelang waktu berbuka masih di jalan,” kata perwakilan komunitas badut Cimahi, Hendayana, Jumat (13/3/2026).
Seratusan paket takjil berisi kolak disiapkan. Mereka masukkan ke dalam sebuah dus agar mudah dibawa-bawa. Ketika ada pengendara yang melintas, mereka akan langsung menyodorkan menu berbuka puasa yang sederhana itu.
“Kita ingin berbagi kebaikan dan bulan yang baik ini. Ada 100 lebih paket takjil yang kita siapkan, jadi bukan soal menunya tapi bagaimana kami ingin berbagi dengan sesama,” kata Hendayana.
Di sisi lain, kehadiran mereka di jalanan menjadi hiburan tersendiri bagi pengendara. Di tengah hiruk pikuk jalanan Kota Cimahi, ada pemandangan yang berbeda ketika dalam perjalanan kembali ke rumah setelah bekerja.
“Ya kami juga memberikan hiburan, terlibat dari antusias pengendara yang menyapa kami, anak-anak banyak yang mau berfoto. Bukti bahwa masyarakat memang butuh hiburan meskipun sederhana,” kata Hendayana.
Hendayana dan anggota komunitas badut Cimahi bukan sekali ini saja berbagi takjil. Tak cuma berderma di bulan Ramadan saja, mereka juga acap kali terlibat dalam beragam aksi sosial, di antaranya saat trauma healing untuk korban bencana.
“Ya kita sering terjun untuk aksi sosial, ikut terlibat dalam trauma healing seperti ketika ada bencana. Karena kami memang suka menghibur anak-anak,” kata Hendayana.
