Majalengka –
Dede Eka Ahmad Mulya punya cara tersendiri untuk berbuat kebaikan. Pria yang akrab disapa Deka ini kerap ‘berburu’ anak-anak yang belum dikhitan untuk kemudian difasilitasi sunatan secara gratis.
Deka yang sehari-hari bekerja sebagai tenaga honorer di Dinas Perhubungan (Dishub) Majalengka itu mengaku sudah menjalankan kegiatan sosial tersebut sejak 2017. Ia menyebut, kegiatan tersebut berangkat dari niat ibadah dan keinginan berbagi kepada sesama.
“Motivasi saya sederhana, ini ibadah karena Allah. Selain itu juga untuk mempererat tali silaturahmi walaupun sebelumnya tidak saling mengenal,” kata Deka saat berbincang, Selasa (10/3/2026).
Menurutnya, kegiatan khitan gratis itu juga menjadi bentuk rasa syukur atas rezeki dan nikmat hidup yang ia rasakan. Melalui kegiatan tersebut, ia ingin melatih dirinya agar terus terbiasa berbuat kebaikan.
“Ini juga sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki dan kenikmatan hidup yang Allah berikan. Sekaligus melatih diri untuk beribadah dan memandang semua orang sebagai saudara,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, anak-anak yang mengikuti sunatan gratis tidak hanya mendapatkan layanan khitan. Deka juga menyiapkan sejumlah bentuk perhatian atau kadeudeuh bagi mereka.
“Biasanya anak yang disunat kami kasih santunan berupa amplop, celana khitan, ada tenaga medis berpengalaman juga, dan sedikit bingkisan,” jelasnya.
Ia menegaskan, program sunatan tersebut terbuka untuk siapa saja tanpa memandang latar belakang keluarga. Siapapun yang ingin mengikuti kegiatan itu bisa langsung menghubunginya.
“Siapapun bisa menghubungi saya walaupun tidak ada momen apa-apa dan tidak ada hubungan saudara. Yang penting anaknya mau dan keluarganya ikhlas kalau anaknya kita khitan,” katanya.
Selain itu, Deka juga menegaskan, kegiatan yang ia lakukan bukanlah khitanan massal. “Tidak ada istilah khitanan massal, yang ada anak itu dikhitan oleh keluarga. Jadi sifatnya lebih personal,” ucapnya.
Menariknya, sebelum proses khitan dilakukan, Deka selalu minta kepada keluarga dan anak yang hendak dikhitan untuk membacakan Al-fatihah terlebih dahulu. “Saya biasanya minta membaca Al-Fatihah satu kali untuk diri sendiri dan keluarga,” ujarnya.
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
Dalam menjalankan kegiatan sosial tersebut, Deka mengaku mendapatkan dukungan penuh dari keluarganya. Terutama sang istri yang berprofesi sebagai bidan di Puskesmas Munjul.
“Keluarga sangat mendukung kegiatan saya, terutama istri saya yang seorang bidan di Puskesmas Munjul,” pungkasnya.
