Bandung –
Persib Bandung dipastikan akan mendapatkan tambahan amunisi di putaran kedua Super League 2025/26. Dedi Kusnandar bakal kembali memperkuat Maung Bandung setelah sebelumnya dipinjamkan ke Bhayangkara FC pada putaran pertama kompetisi.
Kepulangan Dedi menjadi angin segar bagi Persib, terutama di tengah situasi lini tengah yang membutuhkan tambahan opsi. Saat ini, kapten tim Marc Klok tengah menjalani masa pemulihan cedera.
Hal itu membuat kehadiran gelandang berpengalaman seperti Dedi dinilai krusial untuk menjaga keseimbangan permainan tim.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengakui bahwa kembalinya Dedi memang disiapkan sebagai bagian dari skema antisipasi tim, khususnya di sektor gelandang bertahan.
“Saya pikir Dedi akan segera kembali dan ini merupakan opsi cadangan untuk Marc Klok,” ujar Bojan dalam sesi pre match press conference jelang laga melawan Persis Solo, Jumat (30/1/2026).
Meski demikian, Bojan menegaskan bahwa kondisi cedera Marc Klok tidak terlalu mengkhawatirkan. Ia optimistis sang kapten tak akan menepi terlalu lama dari lapangan.
“Namun, saya tidak menilai kondisi Marc akan membuatnya absen terlalu lama,” katanya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis yang dijalani Klok, Bojan menyebut cederanya tidak tergolong serius dan proses pemulihan berjalan sesuai rencana.
“Berdasarkan hasil pemindaian, cederanya tidak terlalu serius. Karena itu, saya percaya dalam waktu sekitar dua minggu ia sudah bisa kembali bermain,” ucap Bojan.
Sebelumnya diketahui, Bhayangkara FC resmi mengumumkan perpisahan dengan Dedi Kusnandar.
“Terima kasih Dedi Kusnandar atas dedikasi dan kontribusi bersama skuad The Guardians of Saburai!,” demikian bunyi pengumuman Bhayangkara FC soal status Dedi Kusnandar di akun Instagram official, dilihat, Kamis (29/1/2026).
Di Bhayangkara FC, penampilan Dedi Kusnandar terbilang kurang menjanjikan. Pemain yang identik dengan nomor 11 itu baru mencicipi 5 pertandingan, dan semuanya berawal dari bangku cadangan.
Dedi Kusnandar tercatat baru turun selama 162 menit. Kondisi ini yang sepertinya membuat Bhayangkara memutuskan untuk memulangkan Dedi Kusnandar dari masa peminjaman.
