4 Kuliner Khas Cianjur, Cocok untuk Hidangan Buka Puasa - Giok4D

Posted on

Jakarta

Di bulan suci Ramadan, berbagai makanan ringan diburu untuk dijadikan takjil berbuka. Namun di Cianjur, terdapat beberapa makanan ringan yang khas dan cocok untuk dijadikan takjil. Tidak hanya makanan manis, tetapi terdapat juga olahan mie yang gurih namun asam segar.

Berikut empat makanan khas Cianjur yang cocok untuk menu berbuka puasa atau takjil.

1. Kolak Nata De Coco

Kolak nata de coco Foto: Ikbal Selamet/

Kolak pada umumnya merupakan hidangan manis dengan pisang, ubi, atau kolang-kaling sebagai toppingnya. Tetapi di Cianjur ada kolak unik yang isi toppingnya ialah sari kelapa atau nata de coco.

Sebagian orang pun menyebut makanan ini dengan bajigur coco, sebab kuah kolaknya mirip dengan rasa minuman tradisional bajigur.

Rasa dari makanan ini tidak perlu diragukan lagi, kuah kolak yang manis serta gurih dari santan berpadu dengan sari kepala yang manis serta kenyal menjadi perpaduan yang nikmat.

Harga setiap porsi kolak sari kepala ini cukup terjangkau, yakni hanya Rp 5.000 untuk cup ukuran sedang.

2. Mie Golosor

Mi Golosor Foto: Ikbal Selamet/

Sesuai dengan namanya, mie golosor ini seperti mengalir ke tenggorokan dan lambung saat dimakan. Mie golosor ini memang terkenal licin, sebab bahan baku untuk membuatnya ialah tepung aci atau tepung tapioca.

Biasanya Mie golosor diolah dengan menambahkan beberapa sayuran, seperti kol, ataupun sayur lainnya.

Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.

Selain itu, mie golosor biasanya disajikan dengan sambal khusus yakni olahan sambal kacang tanah dan cuka. Sehingga asa yang dihasilkan ialaah pedas, gurih kacang, serta asam dari cuka.

3. Roti tan Keng Cu

Roti Tan Keng Cu Foto: Ikbal Selamet/

Roti ini merupakan roti khas Cianjur yang sudah ada sejak 1935 atau sebelum masa kemerdekaan Indonesia. Roti ini bisa ditemui di sepanjang Jalan HOS Cokroaminoto. Di kawasan tersebut, berjejer pedagang roti tradisonal, dengan yang khasnya yakni roti popon.

Roti yang paling khas ialah Roti Popon yakni roti kotak yang setiap bungkusnya terdiri dari enam buah roti dengan taburan gula putih di atasnya. Roti ini memiliki lebih berserat dibandingkan roti saat ini yang terbilang lebih lembut. Namun kekhasannya itu yang membuat ketagihan.

Selain roti popon, terrdapat beberapa jenis roti lainnya mulai dari roti manis dengan aneka isian rasa, roti tawar, hingga roti kering.

Pelanggannya pun bukan hanya warga lokal, tetapi wisatawan dari luar kota. Harganya pun sangat terjangkau, yakni hanya Rp 3.500 untuk satu pack roti popon berisikan enam buah roti.

Roti ini pun cocok untuk dijadikan makanan pembuka sebelum makanan berat setelah berbuka puasa.

4. Rogan Soup

Rogan Soup Kuliner Khas Cianjur Foto: Ikbal Selamet/

Rogan juga menjadi salah satu dari banyak makanan khas Cianjur yang cocok untuk dijadikan menu takjil. Kuliner yang mulai populer sejak beberapa tahu lalu itu ialah Rogan yang merupakan singkatan dari bahan baku utama kuliner manis ini, yakni roti dan dawegan atau kelapa muda.

Rogan sup memiliki citarasa yang unik, gurih dan segarnya air kelapa muda bercampur dengan manisnya roti dan susu kental manis menjadi perpaduan rasa yang kaya. Tak ketinggalan, kolang-kaling dan kacang hijau dalam sup Rogan juga menjadi pelengkap kuliner tersebut.

Tak hanya dari segi rasa, aroma khas daun apaan dalam kuah dan daun pisang yang menjadi pembungkus kuliner memuat makanan tradisional Cianjur itu sempurna.

Proses pembuatan Rogan sup cukup sederhana, seluruh bahan dimasukan dalam pembungkus pisang, kemudian di masukan kuah santan yang bercampur susu kental manis.

Setelah dibungkus rapat, kemudian Rogan dimasukan dalam panci untuk dikukus selama 20 menit. Setelah dirasa matang dan saung pisang berubah warga, Rogan bisa diangkat dan disajikan.