Bandung –
Sejumlah posko mudik di Jawa Barat menyediakan akses internet gratis bagi para pemudik selama periode Lebaran 2026. Layanan tersebut hadir melalui kerja sama sejumlah pihak, termasuk penyedia layanan internet Biznet.
Senior Manager Territory West Biznet Septian Kurniawan mengatakan, penyediaan internet gratis di posko mudik menjadi bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan. Layanan ini dibuat untuk pemudik yang membutuhkan akses internet untuk navigasi dan komunikasi.
Menurut Septian, akses internet tersebut dapat dimanfaatkan secara terbuka oleh masyarakat tanpa memerlukan kata sandi. Kecepatan internet yang disediakan dapat mencapai hingga 200 Mbps sehingga cukup untuk membuka aplikasi peta digital seperti Google Maps.
“Kami menyediakan WiFi gratis di beberapa posko mudik. Siapa saja bisa mengakses karena kami buka tanpa password,” ujar Septian di Bandung, Rabu (11/3/2026).
Ia menjelaskan, layanan tersebut bisa diakses mulai dari H-7 Idul Fitri hingga H+7 Idul Fitri. Layanan internet gratis tersebut tak hanya ditujukan bagi pemudik yang ingin beristirahat, tetapi juga dapat membantu pemantauan keamanan dan lalulintas.
Dalam beberapa kasus, jaringan tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung sistem pemantauan CCTV di lokasi keramaian hingga arus kepadatan lalulintas di exit tol.
“Kalau ada polsek atau titik exit tol yang membutuhkan akses internet dan jaringan kami bisa menjangkau, kami siap berkolaborasi. Biasanya kami survei dulu untuk memastikan area tersebut tercover,” kata Septian.
Beberapa wilayah yang telah mendapatkan dukungan layanan tersebut di antaranya berada di jalur Pantura. Ia mengatakan, pihaknya akan menyiapkan tenda di depan kantor cabang yang berada di jalur utama agar dapat dimanfaatkan pemudik sebagai tempat singgah sementara.
“Yang pasti akan ada di Pantura, karena kantor kita di sana juga berada di jalan utama. Jadi nanti akan ada tenda di depan, bisa dipakai untuk istirahat dan mengakses internet,” jelasnya.
Di wilayah Jawa Barat, ia mengatakan, layanan WiFi gratis tersebut tersedia di beberapa kota dan kabupaten di jalur mudik. Seperti Cirebon, Karawang, Cikampek, Indramayu, hingga Pamanukan. Pemudik yang melintas dapat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk sekadar beristirahat sambil mengakses internet cuma-cuma.
Septian menyebutkan, layanan internet gratis ini juga akan tersedia di posko mudik di wilayah Buahbatu, Kota Bandung. Penyediaan fasilitas tersebut biasanya dilakukan berdasarkan permintaan dari pihak tertentu yang membutuhkan dukungan konektivitas internet.
“Kalau ada permintaan dari kelurahan atau polsek dan memang terjangkau oleh jaringan kami, kami bisa bantu. Nanti tim marketing kami akan melihat dulu peruntukannya, karena memang khusus untuk penggunaan rest area dan keperluan umum,” ujarnya.
Perluas Jaringan
Selain dukungan selama musim mudik, Biznet juga terus memperluas jaringan internet di wilayah Bandung dan sekitarnya. Saat ini perusahaan tersebut telah memiliki tujuh cabang layanan di kawasan Bandung Raya.
Beberapa wilayah yang telah terjangkau layanan Biznet antara lain Bandung Kota, Buahbatu, Jalan Pelajar Pejuang, Margahayu, Kujangsari, Kopo, Karang Pamulang, Gegerkalong, Cimareme, serta kawasan Cimahi dan Cibeureum.
Septian mengatakan, permintaan masyarakat terhadap layanan internet di wilayah Bandung terus meningkat. Banyak warga yang menanyakan kapan jaringan Biznet akan masuk ke kawasan baru, seperti Gedebage dan Summarecon.
Menanggapi hal tersebut, ia mengatakan, pihaknya berencana melakukan ekspansi jaringan ke sejumlah kawasan baru di Bandung Timur tahun ini. Beberapa lokasi yang sedang menjadi pertimbangan pengembangan jaringan antara lain Gedebage, kawasan Soekarno Hatta di sekitar Polda Jawa Barat, hingga Panyileukan.
“Kami saat ini memiliki tujuh cabang di Bandung dan akan terus melakukan ekspansi. Salah satu area yang banyak ditanyakan masyarakat adalah Gedebage dan kawasan Summarecon,” kata Septian.
Ia mengatakan, Biznet juga dapat mendatangi wilayah yang ingin dipasangi layanan internet berdasarkan permintaan warga setempat. Tim perusahaan dapat berkomunikasi dengan pengurus RT dan RW untuk mengetahui kebutuhan jaringan internet di suatu wilayah.
“Kalau ada warga yang ingin jaringan Biznet masuk ke wilayahnya, bisa menghubungi kami. Kami juga tidak hanya menunggu, tetapi sering datang langsung ke RT dan RW untuk berdiskusi mengenai kebutuhan internet di lingkungan mereka,” ujarnya.
Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.
Saat ini, ia memaparkan jumlah pengguna Biznet di wilayah Bandung dan sekitarnya mencapai hingga 40 ribu pelanggan. Perusahaan pun menargetkan cakupan layanan di Bandung dapat terus meningkat di 2026.
“Di 2026 kita menargetkan perluasan jaringan hingga sekitar 20 hingga 30 persen dari wilayah Bandung,” terangnya.
Selain fokus pada ekspansi jaringan, ia mengatakan, pihaknya juga akan menyiapkan kapasitas jaringan tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penggunaan internet selama musim mudik dan libur Lebaran. Menurut Septian, pola penggunaan internet biasanya berubah selama periode tersebut.
Ia menyebutkan, peningkatan traffic internet banyak terjadi di kota-kota tingkat kedua atau second city di Jawa Barat. Beberapa daerah yang mengalami kenaikan penggunaan antara lain Sukabumi, Garut, Majalengka, Cirebon, serta Bandung.
Kenaikan tersebut berkaitan dengan meningkatnya aktivitas di sektor perhotelan dan bisnis selama masa libur Lebaran. Oleh karena itu, Biznet disebut akan melakukan penyesuaian kapasitas bandwidth di beberapa wilayah agar layanan tetap stabil.
“Kami melihat trafik internet cukup tinggi di kota-kota second city seperti Sukabumi, Garut, Majalengka, dan Cirebon. Karena itu kami menyiapkan penambahan bandwidth agar penggunaan tetap optimal,” kata Septian.
Selama periode Lebaran, Biznet juga memastikan layanan operasional tetap berjalan seperti biasa. Tim teknis tetap siaga untuk menangani gangguan jaringan jika terjadi kendala di lapangan.
“Tim kami tetap standby seperti rumah sakit saat Lebaran. Operasional tetap berjalan karena internet sekarang sudah menjadi kebutuhan yang sangat vital bagi masyarakat,” jelasnya.







