Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Pondok Pesantren Cipasung, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (20/1/2025). Kedatangan orang nomor dua di Indonesia ini disambut antusias oleh para santri dan ibu-ibu majelis taklim.
Mereka berdesakan untuk menyalami putra sulung Presiden ke-7 RI, Joko Widodo tersebut. Para santri dan warga yang hadir tampak berebut sekadar untuk bersalaman.
Dalam kunjungannya, Gibran bersilaturahmi dengan pimpinan pondok pesantren sekaligus melakukan takziah ke makam pendiri Ponpes Cipasung. Selain itu, ia meninjau presentasi hasil pelatihan Artificial Intelligence (AI) dan robotik karya para santri.
Sekretaris Yayasan Pondok Pesantren Cipasung, KH Abdul Chobir menjelaskan tim dari Wapres Gibran telah memberikan pelatihan AI dan robotik bagi para pengajar serta santri di lingkungan pesantren sejak dua hari lalu.
“Kami berharap kedatangan Wapres Gibran dapat membuat pesantren, termasuk pendidik dan santri Cipasung, lebih siap menghadapi perkembangan zaman dan teknologi. Apalagi dunia saat ini didominasi oleh penggunaan AI. Tenaga pendidik maupun santri harus menguasai teknologi tersebut,” ungkap Chobir.
Para santri yang mengikuti pelatihan mengaku senang karena wawasan mereka bertambah. Tak hanya mendalami pendidikan agama Islam, para santri kini mendapat pengetahuan tambahan terkait teknologi robotik dan AI.
Sejumlah robot turut dipamerkan para santri di hadapan Gibran. Salah satunya adalah robot yang dirancang khusus untuk mengatasi permasalahan sampah.
“Saya sangat senang karena ini hal baru yang kami pelajari. Program ini sangat memfasilitasi anak-anak di sekolah ini,” kata salah satu santri, Keyla.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyatakan kegiatan pelatihan AI dan robotik untuk santri akan terus ditingkatkan. Ia menekankan agar santri tidak hanya mahir ilmu agama, tetapi juga adaptif dengan perkembangan zaman.
“Santri sudah tentu pintar ilmu agama dan mengaji, tetapi kami ingin santri juga adaptif dengan perkembangan zaman, tentunya harus lebih inovatif,” ujar Gibran.
Gibran menambahkan penguasaan teknologi di kalangan santri merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Sangat luar biasa dan ingin terus kita dorong di kalangan anak muda. Sesuai instruksi Presiden, kita harus tingkatkan investasi di bidang SDM,” tegasnya di hadapan ribuan santri dan pengasuh pondok pesantren.
Menutup kunjungannya, Gibran menitipkan pesan kepada jajaran pemerintah daerah untuk mengawal program strategis nasional. “Saya titip ke wakil gubernur dan bupati agar mengawal program Presiden, yaitu MBG, CKG, dan Sekolah Rakyat. Kawal dengan benar,” pungkasnya.







