Bandung Barat –
Cuaca cerah berawan namun sesekali digelayuti awan mendung mewarnai jalannya operasi pencarian terhadap korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Sebelas hari berlalu sejak longsor menerjang pada 24 Januari 2026, tim SAR gabungan masih melakukan operasi pencarian. Di hari kesebelas ini, Selasa (3/2/2026), tim berhasil mengevakuasi dua bodypack.
“Perkembangan operasi SAR hari kesebelas, kondisi cuaca mendukung cerah berawan. Tim SAR gabungan menemukan 2 bodypack di worksite B2,” kata SAR Mission Coordinator (SMC), Ade Dian Permana, Selasa (3/2/2026).
Secara keseluruhan, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi sebanyak 85 bodypack. Semua bodypack itu kemudian diserahkan ke posko tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat.
“Sampai pukul 16.00 WIB, hasil laporan dari tim DVI, sebanyak 66 bodypack dan 68 bodypack sudah teridentifikasi. Kemudian 17 bodypack masih dalam proses identifikasi,” kata Ade Dian.
Ade Dian menjelaskan saat ini jumlah body pack yang dievakuasi tim SAR gabungan dari worksite sudah melebihi daftar pencarian. Hal itu terjadi karena ada korban yang ternyata tidak termasuk ke dalam daftar pencarian orang yang dilaporkan Incident Commander.
“Jadi memang untuk body pack yang kita temukan sudah melebihi DP. Bisa saya jelaskan, jadi ada beberapa body pack yang sudah diidentifikasi oleh tim DVI, itu namanya tidak ada dalam daftar 80 korban yang diinformasikan IC. Artinya kita ketahui bersama bahwa hal ini bisa terjadi karena pas kejadian, mungkin ada yang di luar warga setempat,” kata Ade Dian.
Meskipun jumlah bodypack yang dievakuasi sudah melebihi dari jumlah dalam pencarian, namun proses pencarian akan tetap dilanjutkan berdasarkan hasil koordinasi dengan Incident Commander (IC) dan DVI.
“Tren penemuan bodypack memang sudah melebihi dari jumlah DP yang masuk dalam pencarian. Sehubungan dengan kondisi tersebut, SMC telah berkonsolidasi dengan IC dan perwakilan DVI dan atas direktif penuh Kepala Basarnas selaku SAR koordinator, maka disepakati bahwa operasi pencarian akan tetap dilanjutkan hingga masa tanggap darurat selesai,” kata Ade Dian.







