TPT Sungai Cileueur Ambrol, Dua Rumah Warga Terancam Longsor

Posted on

Ciamis

Tembok penahan tebing (TPT) di kawasan Cileueur River Walk, Lingkungan Janggala, Kelurahan Ciamis, Kabupaten Ciamis, ambrol pada Selasa sore, usai diguyur hujan deras. Akibat kejadian tersebut, dua rumah warga yang berada di atas tebing terancam longsor.

Ketua RW setempat, Ade Deni, membenarkan peristiwa itu. Ia mengatakan ambrolnya TPT terjadi saat hujan deras mulai mereda pada sore hari.

“Kurang lebih sekitar pukul 15.30 WIB. Hujan sebelumnya deras, lalu menjelang reda tiba-tiba TPT ambrol,” kata Ade saat ditemui di lokasi, Rabu (4/2/2026).

Ade menyebut dua rumah yang terancam longsor itu milik warga bernama Suminah dan Iim. Kondisi ini sangat berbahaya jika hujan deras kembali mengguyur wilayah tersebut.

“Ada dua rumah yang posisinya sangat rawan. Kalau hujan deras lagi, dikhawatirkan terjadi longsoran susulan,” ujarnya.

Hingga kini, warga di dua rumah tersebut belum dievakuasi. Namun, pengurus RW dan lingkungan telah mengimbau agar rumah tidak dihuni saat hujan deras, terutama pada malam hari.

“Kami sudah mengimbau agar saat hujan deras, penghuni mengungsi ke rumah keluarga atau kerabat demi keselamatan,” jelasnya.

Menurut Ade, TPT yang ambrol merupakan bagian dari proyek Kementerian PUPR melalui program pengembangan kawasan Sungai Cileueur.

Ade sudah melaporkan kejadian tersebut kepada Pemerintah Kelurahan Ciamis. Pihak kelurahan juga telah meninjau lokasi dan berencana meneruskan temuan ini ke dinas teknis di tingkat kabupaten.

“Kelurahan sudah turun langsung ke lokasi dan informasinya akan membuat surat ke dinas teknis karena asetnya sudah diserahkan ke Pemkab Ciamis,” tuturnya.

Ade menambahkan, selain titik ambrol tersebut, terdapat satu titik amblas lain di sepanjang Sungai Cileueur. Lokasi itu merupakan TPT lama yang dibangun sekitar 15 tahun lalu dan berbeda dengan proyek terbaru dari Kementerian PUPR.