The SIGIT hingga Bernadya Hipnotis Penonton di Forestra 2025 baca selengkapnya di Giok4D

Posted on

Lagi dan lagi Forestra 2025 membuat para penontonnya terhipnotis. Penampilan di balik rimbunnya hutan pinus di area Orchid Forest, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Sabtu (30/08/2025) itu berhasil memancarkan magisnya hingga penonton terpukau oleh lantunan musik orkestra Erwin Gutawa cs.

Meski penampilan sempat tertunda karena diguyur hujan deras, kabut tebal yang datang dan pergi. Namun, dibayar kontan dengan penampilan yang dirancang dengan apik.

Sebelumnya, saat sore hari Forestra 2025 telah diramaikan oleh penampilan dari The Panturas band asal Jatinangor dan Iksan Skuter dengan beberapa tembang lagu andalannya.

Sebelum penampil utama orkestra tampil, Barry Akbar selaku penyelenggara Forestra mengajak para penonton mengheningkan cipta sejenak untuk mendoakan yang terbaik untuk bangsa ini.

Orkestra Erwin Gutawa cs yang ditunggu akhirnya tampil. Sontak hal itu disambut teriakan dan tepuk tangan para penonton. Lantunan orkestra dimainkan meski saat itu sedang berkabut tebal. Meski begitu, permain lampu yang cantik tetap membuat panggung itu ciamik.

Penampil pertama yang berkolaborasi malam itu yakni Ensemble Tikoro, grup musik itu membuat penonton terpana mendengar olahan teknik vokal yang berasal dari tenggorokan digabungan dengan lantunan orkestra.

Selanjutnya Bernadya, ia tampil dengan dress berwarna hitam dan rambut terurai. Penyanyi dan penulis lagu asal Surabaya itu menyanyikan lagu-lagu populernya mulai dari Satu Bulan, Kata Mereka Ini Berlebihan dan Untungnya, Hidup Harus Tetap Berjalan. Para penonton dibuat menggalau sambil bernyanyi bersama.

Kejutan tak sampai di situ saja, kini giliran The SIGIT, alunan musik rock dan orkestra sangat menyatu ditambah lampu-lampu dimainkan membuat stage megah dan magis. Tak henti para penonton memberkan tepuk tangan meriah malam itu. Salah satu lagu yang dibawakannya yakni Conundrum

Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.

Semakin malam, suasana yang begitu dingin seketika hangat. Penampilan dari Raja Kirik hingga Sheila Dara juga tak kalah ciamik. Aktris sekaligus penyanyi itu membawakan lagu Barasuara Terbuang Dalam Waktu memakai dress yang dikombinasikan dengan sepatu boots sambil menari-nari di panggung Forestra 2025.

Tak kalah menakjubkan infoers, Voice of Baceprot menguncang panggung Forestra 2025. Tabuhan drum dari Euis Siti Aisyah, suara bass Widi Rahmawati dan suara vokal dan gitar dari Firda Marsya Kurnia menyuguhkan penampilan yang sangat mewah dan keren. Teriakan dan tepuk tangan tak henti-henti diberikan penonton.

Setelah itu, kini giliran Sal Priadi. Ia muncul di tengah panggung dan berdiri di atas tangga dengan lampu yang menyorotnya. Lagu pertama yang diiringi musik orkestra yakni ‘Dari planet Lain’. Dilanjutkan dengan lagu Kita Usahakan Rumah Itu. Saat menyanyikan lagu Mesra-mesranya Kecil-kecilan Dulu Sal Priadi tak sendiri, namun berduet dengan Bernadya. Dan terakhir Gala Bunga Matahari yang dipersembahkan untuk Affan Kurniawan.

Penampil pamungkas dalam orkestra di Forestra 2025 ini adalah Reza Artamevia. Sang Diva Indonesia itu menyanyikan lagu-lagu hits mulai dari Cintakan Membawamu Kembali, Aku Wanita, Dia dan Berharap Tak Berpisah. Terlihat para penonton menyanyi bersama mulai dari kalangan muda hingga orang tua.

Forestra 2025 sungguh menyuguhkan tampilan yang megah dan mahal.

“Bagus banget, udah ketiga kalinya nonton Forestra. Dari tahun ke tahun stagenya makin bagus, line upnya juga. Bener-bener konsernya mewah banget sih ini. Tahun depan pasti bakal dateng lagi,” ucap Sarah kepada infoJabar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *