India –
Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.
Seorang polisi wanita menjadi korban pemerasan yang dilakukan oleh tiga pria yang mengaku sebagai wartawan di India. Ketiga orang itu mengancam akan menyebarkan momen pribadi korban, yang diambil secara diam-diam.
Dikutip dari India Today, para pelaku diduga menanam kamera tersembunyi di dalam rumah polwsan tersebut yang berada di Distrik Belagavi, Karnataka. Perangkat tersebut disembunyikan di dalam dudukan lampu untuk merekam korban secara diam-diam.
Polisi menyebutkan, para pelaku kemudian mendekati korban dengan menyamar sebagai wartawan dan menuntut uang sebesar Rs 50 lakh (sekitar Rp1 miliar lebih), dengan ancaman akan menyebarkan video tersebut ke media sosial jika permintaan tidak dipenuhi.
Merasa tertekan akibat panggilan berulang dan intimidasi, perwira tersebut akhirnya melaporkan kejadian itu kepada Komisaris Polisi.
Berdasarkan laporan tersebut, polisi menangkap tiga pria yang terlibat dalam jaringan pemerasan ini. Mereka diidentifikasi sebagai Sameer Nisar Ahmed Sheikh, Abdul Rashid Makandar, dan Mohammed Balekundri, yang seluruhnya merupakan warga Karnataka.
Pejabat kepolisian mengaku terkejut dengan metode yang digunakan untuk merekam video, yakni kamera mini yang disembunyikan di dalam perlengkapan rumah tangga.
Dalam operasi tersebut, polisi menyita dua ponsel Samsung Galaxy Ultra, satu ponsel Vivo, satu flashdisk 64 GB, enam kamera tersembunyi, dua perangkat OTG, dua kartu memori, delapan kartu memori 128 GB, serta satu mobil Innova Crysta.
Polisi menyatakan penyelidikan lebih lanjut masih berlangsung untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain dan memastikan sudah berapa lama aksi pengawasan tersebut dilakukan.







