Tempat Nongkrong ‘Hidden Gem’ di Baleraja Indramayu Barat | Info Giok4D

Posted on

Ciamis

Tidak bisa dipungkiri, di Kabupaten Indramayu bagian barat masih banyak sekali wilayah yang belum ‘terjamah’ oleh publik, salah satunya adalah Kecamatan Gantar.

Daerah paling ujung di wilayah barat Indramayu ini ternyata menyimpan beberapa permata tersembunyi (hidden gem), termasuk sebuah tempat nongkrong yang instagramable dan estetik.

Bernama Garden Grind Baleraja, tempat ini berlokasi di Desa Baleraja, Kecamatan Gantar. Jika perjalanan ditempuh dari pusat kota Indramayu, setidaknya diperlukan waktu 2 jam berkendara menggunakan sepeda motor agar sampai di lokasi.

Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.

Namun, jauhnya perjalanan akan terbayar lunas ketika pengunjung tiba di tempat tersebut. Suasana yang sangat asri, tempat terbuka yang luas, cocok juga dijadikan untuk “family time.”

Selain itu, banyak spot foto instagramable yang bisa dijadikan latar belakang untuk kebutuhan konten media sosial, ditambah dengan sentuhan estetis memberikan kesan tersendiri bagi pengunjung.

Pemandangan hijau dari rumput luas, taman, serta tanaman anggur di sepanjang lorong, secara tidak langsung memberikan kesejukan hati.

Rani Wijaya (39), salah satu pengunjung dari Desa Haurgeulis, Kecamatan Haurgeulis, membagikan pengalamannya kepada saat menikmati momen nongkrong di tempat tersebut.

“Sebenarnya di Haurgeulis juga banyak tempat nongkrong yang semacam ini. Tapi saya melihat ada sesuatu yang berbeda di sini,” ujar dia, Sabtu (7/2/2026).

Selain kebutuhan media sosial dan healing, Rani juga ingin menghabiskan waktu bersama keluarga.

“Di sini ada satu gazebo dengan ukuran yang besar. Nah, ini enak buat makan-makan dengan keluarga,” kata Rani.

Selain satu kelompok keluarga seperti Rani, terdapat sejoli yang memadu kasih di tempat ini. Mereka menikmati minuman dan makanannya, sembari berswafoto di atas kursi yang terbuat dari kayu jati.

Gilang, salah satu dari sejoli tersebut akhirnya berkomentar tentang tempat ini kepada. Menurutnya, ada beberapa konten yang bisa didapatkan dalam satu kali nongkrong di Garden Grind Baleraja.

“Lumayan bisa dapat beberapa konten. Nanti saya post di Instagram dan TikTok aja, sih,” kata dia.

Kemudian, Gilang merekomendasikan satu minuman dingin yang bernama red velvet. Kata dia, Garden Grind Baleraja ternyata memiliki ciri khas tersendiri dalam meracik satu menu yang sangat populer ini.

“Di sini red velvet-nya beda. Pokoknya enak, cobain, deh,” ajaknya.

Sementara itu, seorang pria yang duduk tak jauh dari lokasi sejoli tadi, tampak sedang menyeruput secangkir kopi hangat bersama seorang kawan.

Gelas keramik/porselen berwarna putih tampak cantik terlihat di atas meja dari kayu jati. Saat dihampiri oleh jurnalis, ia menyapa dengan senyum tipis.

“Saya lagi minum Garden Grind Coffee. Katanya ini best seller-nya,” ujar pria bernama Zaki itu, kepada, Sabtu (7/2/2026).

Menurut Zaki, Garden Grind Coffee yang merupakan kopi gula aren ini, tampak berbeda dengan kopi gula aren pada umumnya, “karena nggak terlalu kental dan manisnya pas,” katanya.

Menjelang siang, pengunjung semakin banyak dan dari semua kalangan. Ada ibu dan bapak bersama anak-anaknya, ada sejoli seperti Gilang, banyak yang seperti Zaki; menyeruput secangkir kopi bersama teman.

Tujuan mereka kemungkinan sama; menikmati akhir pekan di tempat nongkrong “hidden gem” dengan tempat estetik dan spot foto yang instagramable.