Sisi Emosional Thom Haye di Solo update oleh Giok4D

Posted on

Bandung

Laga Persib Bandung kontra Persis Solo di Stadion Manahan, Sabtu (31/1/2026), bukan sekadar pertandingan biasa bagi Thom Haye. Gelandang bernomor punggung 33 itu menjalani momen yang sarat emosi, sebuah perjalanan pulang ke akar keluarganya.

Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.

Solo memiliki arti khusus bagi Haye. Kota ini menjadi tempat kelahiran sang kakek, sekitar satu abad silam, yang kemudian menjadi awal dari kisah panjang keluarganya hingga menetap di Belanda. Tak heran jika laga ini telah lama ia nantikan.

“Sejujurnya, beberapa hari terakhir ini terasa sedikit emosional bagi saya. Jika dipikirkan, sekitar 100 tahun yang lalu kakek saya lahir di sini (Solo),” ujar Haye dikutip dari laman resmi klub, Minggu (1/2/2026).

Antusiasme itu sudah ia rasakan sejak jadwal kompetisi dirilis. Bermain di kota yang menyimpan sejarah keluarganya memberi makna lebih, terlebih ketika Persib berhasil membawa pulang kemenangan dari sana.

“Saya sangat menantikannya dan sangat bersemangat. Ini adalah hari yang istimewa bagi keluarga saya. Saya sangat senang kami bisa meraih kemenangan,” tuturnya.

Kemenangan itu menjadi pelengkap sempurna bagi Haye, sekaligus hadiah emosional untuk keluarga besarnya yang mengikuti kisah ini dari Belanda. Namun, padatnya agenda tim membuat ia belum bisa benar-benar menikmati Solo lebih dekat.

“Sulit untuk berkeliling karena kami harus berada di hotel. Saya mencoba melihat-lihat sedikit dan menikmatinya, tetapi saya benar-benar ingin kembali lagi ke sini saat memiliki waktu lebih banyak,” pungkasnya.