Sinopsis Film The 355, Kolaborasi Berbahaya Para Agen Elit

Posted on

Bandung

Film The 355 akan kembali menghibur pemirsa lewat program Bioskop Trans TV yang tayang pada Bandung, Jumat (30/1/2026) pukul 23.00 WIB malam. Film bergenre aksi dan spionase ini menyuguhkan cerita penuh ketegangan dengan deretan bintang Hollywood ternama.

The 355 menjadi tontonan menarik bagi pencinta film laga modern, terutama karena menampilkan kerja sama para agen rahasia perempuan dari berbagai negara dalam satu misi berbahaya.

Film The 355 pertama kali dirilis pada 7 Januari 2022. Film ini disutradarai oleh Simon Kinberg, yang dikenal sebagai penulis dan produser sejumlah film besar Hollywood seperti X-Men dan Mr. & Mrs. Smith.

The 355 diproduksi oleh Genre Films dan didistribusikan oleh Universal Pictures. Sejak awal pengumuman, film ini mencuri perhatian karena mengangkat tema spionase global dengan tokoh utama perempuan.

Deretan pemain papan atas turut memperkuat film ini, di antaranya Jessica Chastain, Penélope Cruz, Lupita Nyong’o, Diane Kruger, Fan Bingbing, serta Sebastian Stan. Kolaborasi mereka menghadirkan karakter agen rahasia dengan latar belakang dan kepribadian yang berbeda-beda.

Sinopsis Film The 355

Film The 355 dibuka dengan kegagalan sebuah operasi rahasia yang menyebabkan senjata teknologi berbahaya jatuh ke tangan pihak tak dikenal. Senjata ini memiliki kemampuan mematikan yang dapat mengancam stabilitas dunia.

Mason Browne, seorang agen CIA yang berpengalaman, mendapat tugas untuk melacak keberadaan senjata tersebut. Namun misi itu berubah menjadi sangat berisiko ketika situasi berkembang di luar kendali.

Dalam penyelidikannya, Mason terpaksa bekerja sama dengan agen-agen perempuan dari berbagai negara yang sebelumnya justru merupakan rival dalam dunia intelijen internasional.

Para agen tersebut berasal dari latar belakang berbeda, mulai dari Inggris, Jerman, Kolombia, hingga China. Meski memiliki kepentingan masing-masing, mereka harus membentuk aliansi demi mencegah bencana global.

Ketegangan muncul ketika kepercayaan di antara mereka mulai goyah. Informasi yang bocor dan pergerakan musuh yang sulit ditebak membuat situasi semakin genting.

Di tengah pengejaran lintas negara, para agen harus menghadapi musuh berbahaya yang selalu selangkah lebih maju. Setiap kesalahan kecil dapat berujung fatal.

Konflik pribadi dan masa lalu kelam masing-masing agen turut memengaruhi jalannya misi. Mereka dipaksa memilih antara kepentingan pribadi atau keselamatan dunia.

Saat waktu semakin menipis dan ancaman kian nyata, para agen harus mengambil keputusan paling berbahaya dalam hidup mereka. Akankah kerja sama ini mampu menyelamatkan dunia, atau justru berakhir dengan kegagalan yang tak terduga?