‘Si Gajah Merah’ Berpacu Lawan Api Pabrik Rajut Bandung di Tengah Hujan

Posted on

Mentari belum menunjukkan cahayanya. Udara dingin merasuk ke dalam tubuh diiringi gemericik hujan. Sebagian warga masih terlelap dalam tenang, menanti hadirnya pagi.

Suasana syahdu itu berubah mencekam kala seorang warga melihat kobaran api di sebuah pabrik rajut, Kampung Cijagra, Desa Cilampeni, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung. Warga segera melaporkan peristiwa itu ke Disdamkar Kabupaten Bandung.

Petugas segera memacu armada ‘Si Gajah Merah’ menuju titik api. Setibanya di lokasi, mereka dengan cekatan mengulurkan selang dan menyemprotkan air ke arah api yang berkobar.

“Kami menerima laporan kebakaran pukul 04.37 WIB. Petugas langsung meluncur dan tiba di TKP sekitar pukul 04.43 WIB,” ujar Kasi Pemadaman Disdamkar Kabupaten Bandung, M Saepuloh, kepada infoJabar, Kamis (15/1/2026).

Kebakaran ini awalnya diketahui oleh warga yang melintas. Setelah melapor ke Disdamkar, warga setempat sempat berupaya memadamkan api dengan alat seadanya sebelum petugas tiba.

“Saat kami tiba, api sudah besar sehingga kami mengerahkan lima unit kendaraan. Api cepat merambat, kemungkinan karena ada keterlambatan pelaporan dari pihak pemilik,” katanya.

Petugas menghadapi sejumlah kendala saat proses pemadaman. Salah satunya aliran listrik yang masih menyala, sehingga membahayakan petugas di lapangan.

“Kendalanya, koordinasi dengan PLN sedikit terlambat sehingga arus listrik tidak segera diputus. Kami harus ekstra waspada mengantisipasi petugas tersengat aliran listrik di lokasi,” jelasnya.

Area yang terbakar merupakan gudang pabrik rajut. Saat kejadian, belum ada aktivitas pekerja di lokasi sehingga dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

“Belum banyak aktivitas, masih sepi. Kalau kondisi normal, pabrik biasanya baru mulai beroperasi sekitar jam 07.00 WIB,” ucapnya.

Petugas berhasil menjinakkan api pada pukul 06.00 WIB dan langsung melakukan proses pendinginan di area terdampak.

“Alhamdulillah, sekarang sudah proses pendinginan. Api sudah berhasil diatasi dan terus diguyur air agar tidak kembali menyala. Kondisi hujan di lokasi juga cukup membantu proses pemadaman,” pungkasnya.