Kuningan –
Di lereng Gunung Ciremai terdapat sebuah warung kopi sederhana yang terletak di tengah hamparan sawah. Karena lokasinya tersebut, dari jalan raya pengunjung harus melewati gang permukiman penduduk dengan jalan menanjak.
Ketika akan sampai ke warung, pengunjung akan disambut pemandangan sawah yang hijau serta deretan rumah penduduk dari ketinggian. Suasana sejuk juga langsung terasa saat menginjakkan kaki di kedai yang bernama Saung Kihiyang tersebut.
Meskipun dari depan terlihat sederhana, Saung Kihiyang memiliki panorama yang memukau. Pemandangan Gunung Ciremai yang dikelilingi perbukitan langsung terlihat saat berada di Saung Kahiyang. Tepat di sekitarnya, terlihat hamparan sawah hijau yang menambah kesan asri saat berada di kedai.
Di sini, pengunjung bisa duduk di bangku berbentuk potongan kayu yang menghadap langsung ke panorama Gunung Ciremai yang sedang diselimuti awan. Di sekitar bangku terdapat aneka tanaman hias yang menambah indah suasana. Tepat di atasnya, terdapat lampu hias yang menciptakan suasana estetik ketika malam.
Pengelola Saung Kihiyang, Ogan, memaparkan bahwa kedainya memang dibangun di atas lahan sawah yang diberi nama blok Kihiyang. Suasana yang sejuk serta panorama Gunung Ciremai menjadi alasan Ogan membangun kedai di Blok Kihiyang.
Ada banyak menu makanan dan minuman yang dijual di Saung Kahiyang. Menurut Ogan, harga makanan dan minuman cukup terjangkau, berkisar antara Rp 5.000 hingga Rp 15.000. Suasana yang sejuk serta panorama yang indah membuat rasa makanan dan minuman menjadi semakin nikmat untuk disantap.
“Kihiyang itu diambil dari nama sawahnya. Menu yang tersedia beragam, seperti roti bakar, pisang bakar, cireng, olahan mi, kopi kemasan, dan es. Kalau membawa uang Rp 25.000 sudah cukup, bisa untuk membeli mi pakai telur Rp 10.000, camilan Rp 10.000, dan minumannya paling Rp 5.000,” tutur Ogan.
Salah satu pengunjung adalah Ilham (23). Sore itu, setelah pulang kerja, Ilham tampak sedang duduk santai sambil bercengkrama dengan pemilik warung. Menurutnya, meski lokasinya cukup jauh dari jalan raya, namun semua kelelahan terbayarkan saat sampai di saung yang memiliki suasana yang masih asri tersebut.
“Kendalanya mungkin hanya aksesnya saja yang agak terpencil. Tetapi pemandangannya di sini sangat bagus, kita bisa melihat Gunung Ciremai dan hamparan sawah. Harganya juga masih murah. Saya sering ke sini, biasanya kalau habis pulang kerja,” tutur Ilham.
Saung Kahiyang berlokasi di Desa Setianegara, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan. Rutenya dari arah Kota Cirebon adalah lurus menuju Jalan Raya Cirebon-Kuningan, kemudian belok ke Jalan Caracas. Lanjutkan perjalanan hingga Jalan Siliwangi, lalu belok kiri menuju Desa Setianegara, dan belok kiri lagi ke gang sampai terlihat hamparan sawah dan saung sederhana. Untuk Jam operasionalnya dari pukul 10.00 WIB sampai 22.00 WIB.
