Bagi wisatawan yang ingin merasakan sensasi bermalam di kaki Gunung Ciremai tanpa repot membawa tenda dan perlengkapan berkemah, D’orchid Kuningan bisa menjadi pilihan menarik. Objek wisata yang menawarkan fasilitas glamping ini berada di kawasan sejuk Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan.
Siang itu, meski kabut cukup tebal menyelimuti area wisata, keindahan D’orchid tetap tampak jelas. Tanaman hias yang ditata di berbagai sudut memberi kesan segar, sementara spot foto instagramable seperti miniatur Menara Eiffel, tembok tiga dimensi, kupu-kupu raksasa, hingga replika telepon umum hadir mempercantik suasana.
Area glamping berada di bagian paling ujung kawasan wisata, menghadap langsung ke panorama Gunung Ciremai. Dari setiap kamar, pengunjung dapat menikmati bentang alam yang terbentang luas, pemandangan hijau pegunungan di pagi hari dan gemerlap city light pada malam hari. Begitu membuka pintu kamar saat matahari terbit, hamparan biru langit dan hangatnya sinar pagi langsung menyambut.
Karena suhu di malam hari cukup dingin, pengunjung disarankan mengenakan pakaian hangat atau jaket. Namun tak perlu khawatir, setiap kamar glamping telah dilengkapi kasur empuk dan selimut tebal untuk menunjang kenyamanan. Di depan kamar tersedia kursi dan meja yang bisa digunakan untuk bersantai menikmati udara pegunungan, sekaligus spot foto dengan latar Gunung Ciremai.
Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.
Jika lapar, pengunjung dapat mampir ke area kedai yang berada di tengah kawasan. Beragam menu tersedia, mulai dari kopi, nasi goreng, hingga aneka jus. Harga makanan dan minuman dimulai dari Rp20 ribu, sementara paket keluarga ditawarkan seharga Rp200 ribu. Fasilitas lain seperti kolam renang, toilet, kamar mandi, dan musala juga tersedia dan tersebar di beberapa titik.
Salah satu pengunjung, Kiranti (40), mengaku betah saat menginap di D’orchid.
“Tempatnya Alhamdulillah bikin nagih. Suanasanya bikin romantis dengan udara yang sejuk dan pemandangan alamnya yang benar-benar indah,” tuturnya.
Pengelola D’orchid, Deri, mengatakan ada sekitar 10 kamar glamping yang dapat digunakan pengunjung. Tarif menginap bervariasi, mulai dari Rp500 ribu hingga di atas Rp1 juta per malam, tergantung ukuran kamar dan fasilitasnya.
“Untuk glampingnya dimulai dari harga Rp 500 ribu, Rp 650 ribu sampai di atas Rp 1 juta. Pemandangan paling bagus memang ada di area glamping. Untuk kapasitas glampingnya yang kecil bisa 2 dan 3 orang dan untuk yang besar bisa digunakan untuk 4 sampai 5 orang. Jadi bisa patungan,” tutur Deri.
D’orchid Kuningan berlokasi di Jalan Palutungan, Desa Cisantana. Dari arah Kota Cirebon, perjalanan dapat ditempuh sekitar 50 menit melalui Jalan Raya Cirebon-Kuningan, kemudian belok kiri menuju Jalan Raya Cirendang. Setelah itu, lanjut ke Jalan Cipari-Cisantana dan belok kanan ke Jalan Palutungan hingga tiba di gerbang bertuliskan D’orchid.
