Sebanyak 11 perantau asal Kabupaten Majalengka yang sempat terjebak bencana alam di wilayah Aceh akhirnya bisa kembali ke kampung halaman. Pemulangan mereka difasilitasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka.
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka Agus Asri Sabana mengatakan para perantau tersebut sebelumnya terdampak bencana di Takengon, Aceh Tengah, sehingga tidak dapat kembali secara mandiri.
“Alhamdulillah, rombongan kedua warga Majalengka yang terdampak bencana sudah tiba dengan selamat. Total ada 11 orang yang kami pulangkan,” kata Agus dalam keterangannya, Senin (5/1/2026).
Sebelas perantau itu berasal dari Kecamatan Cikijing, Bantarujeg, dan Malausma. Mereka dipulangkan sebagai bagian dari pemanfaatan dana bantuan bencana Aceh dan Sumatera yang dihimpun BAZNAS Majalengka.
“Dana bantuan yang sebelumnya dihimpun oleh kami itu sebagian disalurkan ke BAZNAS RI, sementara sisanya dialokasikan khusus untuk membantu warga Majalengka yang terdampak langsung di wilayah bencana,” ujar Agus.
“Dan ini juga sesuai arahan Bupati Majalengka agar warga yang terdampak bencana tidak dibiarkan, tetapi didampingi sampai kembali ke daerah asal dengan aman,” sambungnya.
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
Di sisi lain, Agus menyampaikan, langkah tersebut dilakukan agar dana zakat, infak, dan sedekah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan, terutama warga Majalengka yang berada di daerah terdampak bencana.
“Untuk itu kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzaki dan donatur atas kepercayaan serta kepeduliannya. Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah dan mendatangkan keberkahan bagi semua,” pungkasnya.
