Sekda Sukabumi Geber Layanan Darurat 112, Lapor Bencana Jadi Cepat-Gratis

Posted on

Sukabumi

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, bergerak cepat mematangkan rencana penerapan layanan panggilan darurat (call center) 112.

Ade ingin layanan ini segera hadir agar masyarakat bisa mendapatkan pertolongan cepat saat kondisi gawat darurat.

Hal tersebut ditegaskan Sekda Ade saat memimpin rapat pembahasan layanan 112 bersama Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosan) serta PT Digital Sandi Informasi (DSI) di Sekretariat Daerah, Senin (26/1/2026).

Menurut Ade, keberadaan nomor tunggal 112 sudah sangat mendesak. Layanan ini akan menjadi jalur cepat bagi warga untuk mengadukan berbagai kejadian, mulai dari kebakaran, bencana alam, hingga kebutuhan medis mendadak.

“Kita akan persiapkan langkah konkret agar layanan ini segera dikerjasamakan. Tujuannya mempermudah masyarakat melapor, sehingga respons pemerintah bisa lebih cepat menangani kondisi darurat,” tegas Ade Suryaman dalam keterangan yang diterima , Kamis (29/1/2026).

Ade menjelaskan, nantinya layanan ini akan dikelola langsung di bawah komando Diskominfosan. Pihaknya juga akan segera menyurati Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk mempercepat perizinan.

“Sambil menunggu, kami berencana studi banding ke Kota Bandung yang dinilai sukses mengelola layanan 112. Kita ingin pastikan ini bermanfaat nyata buat warga,” tambahnya.

Kepala Diskominfosan Kabupaten Sukabumi, Yulipri, menambahkan bahwa layanan ini sangat pro-rakyat karena bebas biaya. Warga tidak perlu khawatir kehabisan pulsa saat harus melapor dalam kondisi genting.

“Layanan 112 ini bebas pulsa, jadi tidak membebani warga. Ini solusi tepat untuk Sukabumi, menyusul daerah lain seperti Bogor dan Bandung yang sudah lebih dulu menerapkan,” ujar Yulipri.

Sementara itu, perwakilan PT DSI, Wulan, menyebut layanan 112 merupakan standar nasional menuju smart city. Sistem ini juga memungkinkan pimpinan daerah memantau langsung kecepatan respons petugas di lapangan.

“Harapannya masyarakat Sukabumi nanti bisa memanfaatkan 112 ini. Lapor kondisi darurat jadi mudah, cepat, dan terintegrasi,” pungkasnya.