Garut –
Seorang remaja perempuan asal Garut berinisial JAN (14) tewas setelah diduga dibunuh oleh kakak kandungnya sendiri berinisial RR (27). Peristiwa tragis tersebut terjadi di rumah mereka di wilayah Cisurupan dan sempat menggegerkan warga sekitar. Pelaku kini telah diamankan oleh petugas Satreskrim Polres Garut.
Berikut sejumlah fakta dalam kasus tersebut:
Kronologi Kejadian
Kasat Reskrim Polres Garut AKP Joko Prihatin mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (11/3/2026) sekitar pukul 14.10 WIB di kediaman korban dan pelaku.
“Kejadiannya hari Rabu, (11/3) kemarin sekitar jam 14.10 WIB,” kata Joko.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, saat kejadian korban sedang tertidur di dalam kamar. Pelaku kemudian datang dan langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam.
“Korban ditusuk menggunakan pisau di bagian dada sebelah kanan,” ungkap Joko.
Korban Sempat Minta Tolong
Meski mengalami luka serius, korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan keluar dari rumah untuk meminta pertolongan warga.
Dua orang saksi yang berada di sekitar lokasi kemudian mengevakuasi korban ke sebuah klinik kesehatan di Cisurupan. Namun nyawa korban tidak tertolong.
“Tapi korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia,” katanya.
Setelah menerima laporan, Tim Sancang Polres Garut bersama personel Polsek Cisurupan langsung bergerak menuju lokasi untuk mengamankan pelaku.
Pelaku Ditangkap saat Dikerumuni Warga
Petugas akhirnya menangkap pelaku di rumahnya saat berada di tengah kerumunan warga yang memadati lokasi kejadian.
Menurut Joko, polisi juga menyita barang bukti dari tangan pelaku.
“Kami mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau,” ucap Joko.
Pisau 15 Sentimeter
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan jejak darah korban berceceran di lantai kamar.
Petugas juga mengamankan sebilah pisau dapur yang diduga digunakan pelaku untuk menusuk korban. Pisau tersebut ditemukan tergeletak di lantai kamar.
Berdasarkan dokumentasi yang diterima, pisau tersebut masih berlumuran darah saat diamankan. Senjata tajam itu memiliki panjang sekitar 15 sentimeter tanpa gagang.
“Barang bukti yang kita amankan salah satunya pisau yang digunakan pelaku untuk menusuk korban,” katanya.
Pelaku Diduga Gangguan Kejiwaan
Saat ini pelaku telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif di gedung Satreskrim Polres Garut.
Penyidik masih mendalami motif pembunuhan tersebut, termasuk informasi dari pihak keluarga yang menyebut pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan.
“Informasinya memang demikian (mengalami gangguan kejiwaan). Tapi kan tetap harus kita pastikan secara medis,” pungkas Joko.







