Ciamis –
Ribuan warga Tatar Galuh dari berbagai kalangan turun ke jalan untuk menyambut dan merayakan tim sepakbola PSGC Ciamis Juara 3 Liga Nusantara dan Promosi ke Liga 2 Championship musim depan. Perayaan dimulai dengan menjemput para pemain PSGC di Stasiun Ciamis.
Pantauan, Senin (9/2/2026) siang, pemain dan manajemen PSGC Ciamis dijemput menggunakan bus Gatrik, lalu diikuti oleh rombongan para suporter dan masyarakat memakai sepeda motor. Pemain kemudian diarak keliling perkotaan Ciamis, dari Stasiun ke kawasan Islamic Center, melintasi Stadion Galuh, Gayam, masuk ke Jalan Jendral Sudirman dan finis di Pendopo Bupati Ciamis.
Di sepanjang jalan rute konvoi, warga dan para pelajar rela menunggu untuk menyambut para penggawa ‘Laskar Singacala’ yang diarak bus Gatrik. Di beberapa titik, bus sempat berhenti untuk menyapa para pendukung yang sudah menunggu cukup lama di pinggir jalan.
Sesampainya di pendopo, pada pemain dan manajemen langsung disambut Bupati Ciamis Herdiat Sunarya yang juga CEO PSGC Ciamis. Suporter, masyarakat dan pelajar pun tumpah ruah di halaman pendopo. Sebagian dari mereka berebut untuk berfoto dengan pemain hingga meminta tanda tangan sebagi kenang-kenangan. Mereka dihibur dengan band lokal yakni Masterplan dan Blessmen.
Dian Ghozin, Ketua Balad Galuh (suporter PSGC), terharu dan bahagia atas promosinya PSGC ke Liga 2 setelah cukup lama berada di Liga Nusantara.
“Bahagia dan terharu, akhirnya PSGC Ciamis bisa kembali ke liga 2, naik kasta,” ujar Dian usai konvoi.
Menurut Dian, perjalanannya dalam mendukung PSGC Ciamis di Liga Nusantara musim ini. Beberapa kali Balad Galuh mendukung langsung di Solo dari babak penyisihan hingga babak 8 besar. Perjuangan itu diakhiri dengan kebahagiaan.
Dian berharap, PSGC Ciamis bisa bertahan di Liga 2 dengan mendatangkan pemain berkualitas. Tak menutup kemungkinan bisa promosi Liga 1.
“Semoga asa rezekinya, mampu bersaing dengan tim lain di Liga 2,” katanya.
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
PSGC Ciamis disambut meriah di Ciamis usai lolos ke Liga 2. (Foto: Dadang Hermansyah/) |
Sementara itu, CEO PSGC Ciamis Herdiat Sunarya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perjuangan panjang tim hingga akhirnya memastikan tiket promosi ke Liga 2 musim ini. Ia menegaskan, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras, kebersamaan, dan semangat pantang menyerah seluruh elemen tim.
“Alhamdulillah, setelah penantian panjang, tahun ini PSGC akhirnya lolos ke Liga 2. Ini hasil dari kerja keras dan perjuangan tanpa lelah,” ujar Herdiat.
Ia mengingatkan, perjalanan menuju promosi bukan hal mudah. Selama tujuh tahun PSGC bertahan di Liga 3, bahkan dalam lima musim terakhir tim selalu berada di ambang kelolosan namun gagal di detik-detik akhir.
“Tahun lalu kita kalah adu penalti dari Persiba Balikpapan. Tahun sebelumnya, kita hanya butuh satu poin, tapi gagal. Itu momen yang berat bagi kami,” kenangnya.
Namun musim ini menjadi titik balik. Herdiat menyebut perjuangan panjang tersebut akhirnya terbayar lunas dengan keberhasilan promosi ke Liga 2.
Menurutnya, capaian ini bukan hanya hasil kerja pemain, pelatih, dan manajemen semata, tetapi juga berkat dukungan luar biasa masyarakat Ciamis.
“Yang paling utama adalah doa dan dukungan masyarakat Kabupaten Ciamis. Itu yang luar biasa. Tanpa doa mereka, belum tentu kita bisa memenangkan adu penalti kemarin,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan, di berbagai kecamatan dan desa, masyarakat menggelar doa bersama dan pengajian demi mendukung perjuangan Laskar Singacala.
“Itu yang membuat kami semakin kuat. Dukungan masyarakat menjadi energi tambahan bagi tim,” pungkasnya.








