Cirebon –
Menjelang Tahun Baru Imlek, Vihara Dewi Welas Asih, Kota Cirebon, mulai bersiap melalui tradisi pencucian rupang, Kamis (12/2). Tradisi tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan serta dimaknai sebagai bentuk penghormatan.
Sejak pagi, umat dan pengurus mulai berkumpul serta berbagi tugas. Di dalam vihara, rupang-rupang dewa diturunkan secara bergantian. Ember berisi air kembang sudah disiapkan, kain lap pun berada di tangan para umat yang sejak pagi ikut membantu.
Aktivitas ini dilakukan secara bersama-sama. Setiap bagian rupang dibersihkan perlahan, sementara altar dan perlengkapan sembahyang juga ikut dirapikan.
Pengurus vihara, Romo Junawi, mengatakan pencucian rupang memang rutin digelar setiap tahun. Kegiatan itu menjadi bagian dari persiapan menyambut Imlek.
“Hari ini para umat mengadakan kegiatan bersih-bersih rupang dewa dewi yang ada di Vihara Dewi Welas Asih menjelang tahun baru Imlek,” kata Romo Junawi saat ditemui di Vihara Dewi Welas Asih, Kamis (12/2/2026).
Menurut dia, selain membersihkan rupang, umat juga menata kembali altar agar terlihat rapi. Dengan begitu, vihara siap digunakan saat perayaan berlangsung.
Kebersamaan terlihat selama proses pembersihan. Ada yang menuangkan air kembang, ada yang mengelap, sementara lainnya membantu mengeringkan.
“Jadi satu tahun sekali kita rutin mengadakan kegiatan bersih-bersih di vihara,” kata Romo Junawi.
Ia pun menjelaskan makna di balik kegiatan bersih-bersih rupang di vihara menjelang tahun baru Imlek. Menurutnya, kegiatan ini sebagai bentuk penghormatan.
“Kegiatan bersih-bersih ini untuk penghormatan. Kemudian, kita punya keyakinan bahwa kebaikan melalui kegiatan bersih-bersih ini akan membawa berkah, kebahagiaan, ketentraman, kedamaian, dan lancar segalanya,” ucap dia.
Di sela kegiatan bersih-bersih, percakapan ringan terdengar di antara umat. Meski sibuk, suasana tetap terasa hangat.
Tak hanya di dalam vihara, halaman depan pun dipenuhi aktivitas. Sejumlah orang mulai mendirikan tenda menggunakan bambu dan terpal berwarna biru.
Tenda tersebut nantinya dimanfaatkan untuk mendukung rangkaian kegiatan saat Imlek. Persiapan dilakukan agar semuanya berjalan lancar.
Berdasarkan papan informasi yang terpampang di Vihara Dewi Welas Asih, rangkaian kegiatan Imlek di vihara ini telah dimulai sejak 1 Februari 2026.
Kegiatannya meliputi bakti sosial hingga sembahyang, termasuk pencucian rupang seperti yang dilakukan hari ini. Adapun untuk sembahyang malam Imlek akan berlangsung pada 16 Februari 2026.
“Nanti puncaknya kita sembahyang bersama, lalu ada semacam silaturahmi dengan teman-teman, dengan keluarga,” kata dia.







