Bandung –
Rudal Iran menghantam wilayah Tel Aviv, Israel pada Sabtu (28/2) waktu setempat. Total ada 20 orang terluka dan satu lainnya tewas.
Dilansir AFP, Minggu (1/3/2026), layanan darurat Israel, Magen David Adom (MDA), mengatakan 20 orang terluka akibat serangan rudal Iran di Tel Aviv. Satu orang di antaranya dilaporkan kritis dan akhirnya meninggal dunia.
“Paramedis telah mengkonfirmasi kematian seorang wanita berusia 40-an dengan luka parah,” kata MDA.
MDA menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka mengevakuasi 20 korban ke rumah sakit, termasuk seorang pria dalam kondisi serius. MDA juga menyebut mereka sempat memberikan perawatan di tempat kejadian kepada “seorang wanita berusia 40-an yang tidak sadarkan diri dan dalam kondisi kritis dengan luka serius”.
Wartawan AFP dan saluran televisi Israel melaporkan bahwa petugas pertolongan pertama dan petugas pemadam kebakaran dikerahkan di beberapa bagian Tel Aviv, dan kerusakan fisik di kota tersebut.
Militer Iran saat ini terus melancarkan serangan balasan usai wilayahnya dihujani rudal-rudal dari Israel dan Amerika Serikat (AS). Salah satu serangan terbaru terjadi di Doha, Qatar.
Serangan itu terjadi pada Sabtu (28/2) malam waktu Doha. Serangan rudal Iran disebut berhasil merusak sistem radar di pangkalan militer Al Udeid, dekat Doha.
“Qatar menjadi sasaran 44 rudal dan delapan drone… dengan delapan orang terluka termasuk satu orang dalam kondisi kritis,” kata seorang diplomat kepada AFP, dilansir AFP.
Situasi di Timur Tengah (Timteng) saat ini terus memanas. Presiden AS Donald Trump juga telah mengumumkan kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dalam serangan AS dan Israel di Teheran.
