Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) kian menegaskan statusnya sebagai tempat angker bagi klub-klub tamu. Sepanjang putaran pertama Super League 2025/26, tidak ada satu pun tim yang mampu membawa pulang poin dari markas Persib Bandung.
Delapan laga kandang dilalui Maung Bandung dengan kemenangan sempurna, dan lebih impresif lagi, gawang Persib hanya kebobolan satu gol.
Rekor gemilang itu tak lepas dari peran lini pertahanan solid Persib, termasuk penjaga gawang Teja Paku Alam. Kiper bernomor punggung 14 itu bersyukur atas catatan manis di kandang, namun menegaskan tim tak boleh cepat berpuas diri.
“Patut disyukuri kita bisa clean sheet di home, dan pastinya kita harus tetap berbenah,” ujar Teja, Rabu (21/1/2026).
Teja berharap catatan positif tersebut bisa terus berlanjut pada putaran kedua, sehingga GBLA tetap menjadi benteng kokoh bagi Persib. “Semoga kita tetap bisa terus clean sheet,” katanya.
Di putaran kedua Super League 2025/26, Persib akan menjamu PSBS Biak di GBLA, Minggu (25/1/2026). Menatap laga tersebut, Teja memastikan kesiapan tim dalam kondisi baik dan fokus untuk mengawali paruh kedua kompetisi dengan hasil maksimal.
“Persiapannya kita selalu siap karena sudah masuk putaran kedua. Semoga kita bisa memulai start dengan baik,” ucapnya.
Meski PSBS Biak berada di bawah Persib di klasemen sementara, Teja menegaskan timnya tidak akan memandang remeh lawan. Ia menilai persaingan liga musim ini berlangsung ketat dan merata.
“Persaingan Liga 1 (Super League) sekarang merata. Walaupun berada di bawah, mereka punya pemain bagus, kualitas bagus, jadi kita harus waspadai,” kata Teja.
Pada pertemuan di putaran pertama, Persib berhasil menundukkan PSBS Biak dengan skor meyakinkan 3-0. Namun Teja menilai hasil tersebut tak bisa menjadi patokan mutlak untuk laga berikutnya.
“Kalau menang 3-0 di putaran pertama ya Alhamdulillah. Tapi ini sudah putaran kedua, pasti mereka ingin menang, dan kita akan memperbaiki kekurangan,” pungkasnya.
