Tasikmalaya –
Menjelang gelombang arus mudik Lebaran 2026, aparat Polres Tasikmalaya Kota pasang kuda-kuda untuk melakukan pengamanan. Polisi bersiap membangun pos pengamanan di jalur mudik Tasikmalaya. Mulai dari wilayah Gentong sampai ke perbatasan Ciamis.
Polres Tasikmalaya Kota mendirikan 8 Pos Pengamanan (Pospam), 2 Pos Terpadu, dan 3 Pos Pelayanan (Posyan) yang tersebar di jalur strategis arteri selatan Jawa Barat, yang masuk wilayah Tasikmalaya.
Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.
Sabtu (7/3/2026) sore, Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto, melaksanakan pengecekan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya Tahun 2026 pada sejumlah pos pengamanan yang berada di jalur arteri selatan wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota.
Kegiatan pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta kelengkapan pendukung lainnya dalam rangka memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat selama arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Andi menegaskan pemeriksaan bertujuan untuk memastikan seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026 benar-benar siap dalam memberikan rasa aman, nyaman, dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Melalui pengecekan ini kita pastikan seluruh pos pengamanan, pos pelayanan, maupun pos terpadu sudah siap baik dari sisi personel maupun fasilitas pendukung, sehingga masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik dapat merasa aman dan nyaman,” ujar Andi.
Selain itu Andi menekankan kepada seluruh personel yang bertugas agar selalu mengedepankan sikap humanis, profesional, serta meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu lintas selama berlangsungnya Operasi Ketupat Lodaya 2026.
“Dengan persiapan maksimal diharapkan pelaksanaan pengamanan Idul Fitri di wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif,” kata Andi.
Kasi Humas Polres Tasikmalaya Kota, Iptu Jajang Kurniawan menambahkan selain memeriksa persiapan pos polisi, pihaknya juga melakukan pemeriksaan kondisi jalur mudik.
“Tadi kami menggunakan sepeda motor memeriksa kondisi jalan, secara umum jalur dalam kondisi baik,” kata Jajang.
Terkait kondisi jalan serta fasilitas seperti penerangan jalan umum, Jajang mengatakan akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah.
“PJU yang padam kami koordinasikan dengan Pemda. Kemudian di titik-titik rawan kecelakaan kami berikan rambu atau peringatan,” kata Jajang.*







