Bandung –
DPW PKB Jawa Barat meluncurkan sebuah lembaga yang diberi nama Asosiasi Pedagang Warungan dan Koperasi Foodbank. Program ini diinisiasi sebagai wadah supaya UMKM bisa naik kelas dari sisi bisnis dan pemasaran.
Ketua DPW PKB Jabar Syaiful Huda mengatakan pembentukan lembaga tersebut merupakan tindak lanjut dari kebiasaan selama enam tahun terakhir. Semuanya berawal dari keinginan untuk memborong makanan dari UMKM untuk dibagi-bagikan secara gratis kepada masyarakat.
“Foodbank yang digagas DPW PKB Jawa Barat telah berlangsung selama 6 tahun. Sekarang telah masuk kepada proses kelembagaan,” ujar Syaiful Huda selepas peluncuran Asosiasi Pedagang Warungan dan Koperasi Foodbank, Jumat (13/03/2026).
Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.
Saat ini, ada 300 UMKM lokal yang biasa diborong oleh DPW PKB Jabar. Ke depan, makanan mereka tidak hanya akan diborong untuk kepentingan Foodbank semata, akan tetapi diwadahi supaya bisa masuk ke sektor lainnya, termasuk pengadaan makan minum pemerintah.
Konsep tersebut diharapkan bisa meningkatkan penjualan produk panganan UMKM yang tergabung dalam asosiasi pedagang warungan dan koperasi foodbank. “Kapasitas mereka juga akan kami tingkatkan lagi,” katanya.
Peningkatan kapasitas, kata Huda, dilakukan berkaitan dengan peningkatan kualitas makanan yang dijual, termasuk kemasan yang lebih baik kembali.
“Nanti akan kami latih dengan mendatangkan chef profesional untuk melatih mereka,” katanya.
Peningkatan kapasitas juga diberikan dalam bentuk pengetahuan sanitasi juga keseimbangan gizi dengan mendatangkan orang-orang profesional di bidangnya. Dengan pola tersebut, diharapkan usaha para pedagang UMKM yang tergabung dalam asosiasi bisa meningkat sehingga ekonomi pun terangkat.
“Supaya makanan yang diproduksi bisa lebih higienis dan berkualitas,” pungkasnya.
