Pipa Transmisi PDAM Kota Cirebon Jebol, Distribusi Air Terganggu

Posted on

Cirebon

Ribuan pelanggan air bersih di Kota Cirebon terpaksa gigit jari pada Kamis (5/2/2026) pagi. Pasalnya, aliran air bersih terganggu akibat pipa transmisi milik PDAM Kota Cirebon jebol di wilayah Kelurahan Babakan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.

Peristiwa jebolnya pipa berukuran besar tersebut terjadi pada Rabu (4/2) malam sekitar pukul 21.55 WIB. Tekanan air yang sangat kuat membuat pipa pecah hingga menyebabkan semburan air deras ke badan jalan dan merusak permukaan jalan di sekitarnya.

Salah seorang warga setempat, Muan (49), mengaku awalnya warga merasa curiga melihat debit air yang mengalir deras di jalan kawasan Pangeran Kejaksan. “Awalnya curiga kok airnya banyak banget di jalan. Setelah ditelusuri, ternyata pipa PDAM Kota Cirebon jebol,” ujarnya kepada.

Ia menambahkan, derasnya semburan air sempat membuat arus lalu lintas terganggu. Sejumlah kendaraan terpaksa memperlambat laju, terutama kendaraan roda dua. “Pipanya jebol pas di tanjakan, jadi banyak kendaraan harus pelan-pelan, apalagi motor. Bahaya juga,” paparnya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, hingga Kamis pagi kondisi pipa masih dalam tahap penanganan. Meski semburan air mulai berkurang, kerusakan pada badan jalan masih terlihat cukup parah. Ruas jalan provinsi penghubung Cirebon-Kuningan pun terdampak akibat tekanan air dari pipa yang jebol tersebut.

Untuk mengantisipasi risiko kecelakaan, pihak PDAM Kota Cirebon telah memasang rambu-rambu peringatan di sekitar lokasi kejadian agar pengguna jalan lebih waspada saat melintas.

Sementara itu, PDAM Kota Cirebon melalui akun resmi media sosialnya menjelaskan kebocoran terjadi pada pipa transmisi DCIP berdiameter 600 milimeter. Sejumlah langkah penanganan darurat pun langsung dilakukan, di antaranya dengan menyampaikan pengumuman gangguan aliran air kepada para pelanggan.

“Pekerjaan tersebut mengakibatkan aliran aiir minum untuk sementara akan mengalami gangguan,” tulis Perumda Air Minum Tirta Girinata Kota Cirebon.

Selain itu, PDAM juga melakukan pengurangan debit air dengan membuka saluran blow off agar proses perbaikan dapat dilakukan dengan aman. Air limpasan dari pipa yang bocor dialihkan ke saluran pembuangan untuk mencegah genangan di badan jalan.

Tak hanya itu, PDAM Kota Cirebon juga menonaktifkan sementara pompa-pompa dorong di dalam kota guna mencegah risiko overheat dan kebakaran. Sebagai langkah antisipasi kebutuhan pelanggan, PDAM menyiapkan jalur pengisian tangki air di Reservoir Kepompongan.

PDAM Kota Cirebon menargetkan proses perbaikan pipa jebol tersebut dapat diselesaikan dalam waktu satu hari, sehingga distribusi air bersih ke pelanggan dapat kembali normal secepatnya.