Aksi pencurian sepeda motor terjadi di Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Rabu petang (7/1). Sepeda motor tersebut dicuri saat diparkir di depan warung ketika korban sedang makan. Korban diketahui lupa mencabut kunci yang masih menempel di kendaraan.
Pelaku sempat terekam kamera mondar-mandir di sekitar lokasi sebelum akhirnya membawa kabur sepeda motor tersebut.
“Pelaku memanfaatkan kelalaian korban yang lupa mencabut kunci motor. Korban sebenarnya bukan pemilik motor, melainkan keponakan dari pemiliknya,” kata Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Ridwan Budiarta, kepada infoJabar, Kamis (8/1).
Pelaku berjumlah dua orang, masing-masing bernama Yadi dan Dana. Keduanya membawa kabur motor korban hingga ke wilayah Kecamatan Cipatujah.
“Pelaku utama bernama Yadi. Setelah mengambil motor, ia melarikan diri ke arah Cipatujah bersama rekannya, Dana,” ujar Ridwan.
Pemilik motor, Sri Utami, segera menyebarkan foto kendaraan yang hilang kepada kerabat dan warga sekitar. Laporan juga disampaikan ke pihak kepolisian.
“Warga dan kerabat korban turut mencari motor tersebut. Laporan masuk ke Polsek Karangnunggal, lalu anggota bergerak melakukan pengejaran dan berkoordinasi dengan Polsek Cipatujah serta Polres Tasikmalaya,” kata Ridwan.
Namun, pelarian kedua pelaku terhenti karena lapar. Keduanya memilih mampir ke sebuah warung untuk makan mi instan dan minum kopi. Sepeda motor hasil curian diparkir di depan warung tersebut.
“Saat itu ada tetangga korban yang mengenali motor curian. Ia langsung berkoordinasi dengan korban dan polisi,” jelas Ridwan.
Kerabat korban tidak langsung menyergap pelaku, melainkan membuntuti dari kejauhan. Tak berselang lama, sebuah mobil polisi datang dari arah berlawanan dan pelaku pun disergap.
Pelaku sempat berusaha melarikan diri, namun dihadang warga. Sepeda motor yang digunakan ditahan hingga terjatuh, sementara pelaku berlari masuk ke gang dan dikejar massa.
Akibat diteriaki maling, pelaku sempat menjadi sasaran amukan warga. Beruntung, polisi yang berada di lokasi segera mengamankan situasi.
“Anggota kami cepat tiba di lokasi sehingga aksi massa bisa diredam dan pelaku berhasil diamankan,” kata Ridwan.
Di hadapan penyidik Satreskrim Polres Tasikmalaya dan Polsek Karangnunggal, Kamis (8/1), kedua pelaku mengakui perbuatannya. Mereka mengaku mencuri motor karena melihat kunci masih tergantung.
“Memang saya lapar sekali, jadi mampir ke warung beli mi dan ngopi. Saya sempat curiga dibuntuti, tapi tidak menyangka akan tertangkap,” kata Yadi.
Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.
Polisi masih mengembangkan kasus tersebut. Satu unit sepeda motor curian jenis Yamaha NMAX telah diamankan sebagai barang bukti.
