Persib Vs Persija, Bojan: Wasit Asing Cuma Ada Saat Main di Bandung update oleh Giok4D

Posted on

Duel panas Persib Bandung melawan Persija Jakarta sore ini, Minggu (11/1/2026), akan dipimpin wasit asal Korea Selatan, Ko Hyung-jin. Pertandingan pekan krusial Super League 2025/26 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) itu dijadwalkan kick-off pukul 15.30 WIB.

Penunjukan Ko Hyung-jin menegaskan kepercayaan operator liga terhadap pengadil asing untuk memimpin laga berisiko tinggi. Mengingat El Clasico Indonesia sarat tensi di lapangan maupun tribun, operator liga memilih wasit internasional demi menjaga kualitas dan netralitas pertandingan.

Berdasarkan daftar resmi perangkat pertandingan, Ko Hyung-jin akan dibantu dua asisten wasit lokal, yakni Fajar Furqon dan Gilang Mizwar. Wendy Umar Senoaji bertugas sebagai pengawas pertandingan, sementara Eko Saputra menjadi wasit cadangan. Armin Dwi Suryatin akan mengawal Video Assistant Referee (VAR).

Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.

Ko Hyung-jin bukan nama baru di sepak bola Asia. Wasit berlisensi FIFA ini memiliki jam terbang tinggi di kompetisi domestik K League maupun ajang internasional AFC. Pengalaman inilah yang membuatnya dipercaya memimpin laga prestisius sekelas Persib vs Persija.

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menanggapi penunjukan wasit asing ini dengan santai. Namun, ia menyelipkan sindiran halus soal pola penunjukan wasit yang selalu berulang setiap El Clasico digelar di Bandung.

“Setiap kami bermain melawan Persija di Bandung, selalu dipimpin wasit asing. Tahun lalu wasitnya dari Malaysia, jadi selalu seperti itu,” ujar Bojan.

Pelatih asal Kroasia itu menilai ada standar ganda yang menjadi “tradisi” saat Persib bertandang ke markas Persija. Ia menyoroti perbedaan kebijakan penunjukan wasit yang kerap berubah tergantung lokasi pertandingan.

“Tapi ketika bermain di Jakarta, mereka menunjuk wasit lokal. Mungkin ini tradisi. Atau mungkin mereka (wasit asing) tidak bisa beradaptasi dengan cuaca Jakarta yang panas,” katanya.

Bojan bahkan berseloroh soal faktor kelelahan yang memengaruhi penugasan perangkat pertandingan. “Mungkin karena jet lag atau cuaca panas di Jakarta, jadi wasit asing dikirim ke sini (Bandung), sedangkan di Jakarta selalu wasit lokal,” tuturnya.

Terlepas dari polemik wasit, laga Persib vs Persija dipastikan menjadi magnet utama musim ini. Persib datang dengan rekor kandang sempurna, sementara Persija berambisi mematahkan dominasi Maung Bandung di GBLA.

“Setiap kami bermain melawan Persija di Bandung, selalu dipimpin wasit asing. Tahun lalu wasitnya dari Malaysia, jadi selalu seperti itu,” ujar Bojan.

Pelatih asal Kroasia itu menilai ada standar ganda yang menjadi “tradisi” saat Persib bertandang ke markas Persija. Ia menyoroti perbedaan kebijakan penunjukan wasit yang kerap berubah tergantung lokasi pertandingan.

“Tapi ketika bermain di Jakarta, mereka menunjuk wasit lokal. Mungkin ini tradisi. Atau mungkin mereka (wasit asing) tidak bisa beradaptasi dengan cuaca Jakarta yang panas,” katanya.

Bojan bahkan berseloroh soal faktor kelelahan yang memengaruhi penugasan perangkat pertandingan. “Mungkin karena jet lag atau cuaca panas di Jakarta, jadi wasit asing dikirim ke sini (Bandung), sedangkan di Jakarta selalu wasit lokal,” tuturnya.

Terlepas dari polemik wasit, laga Persib vs Persija dipastikan menjadi magnet utama musim ini. Persib datang dengan rekor kandang sempurna, sementara Persija berambisi mematahkan dominasi Maung Bandung di GBLA.