Bandung –
Persib Bandung tak hanya mengandalkan kekuatan di atas lapangan dalam upaya mewujudkan target hattrick juara Liga Indonesia. Maung Bandung juga menempuh jalur langit dengan menggelar doa bersama di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Selasa (3/2/2026).
Doa bersama ini dihadiri jajaran manajemen, pemain, tim pelatih, hingga anak-anak yatim piatu yang diundang secara khusus. Sejumlah pemain inti seperti Layvin Kurzawa, Thom Haye, Marc Klok, hingga pelatih Bojan Hodak tampak khusyuk mengikuti rangkaian acara.
Suasana penuh kehangatan terlihat ketika Layvin Kurzawa menunjukkan sisi humanisnya. Bek asal Prancis itu menyalami satu per satu anak-anak yatim yang hadir, berbincang singkat, dan tak segan tersenyum lebar.
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar menyebut doa bersama ini digelar di momen yang istimewa. Ia berharap keberkahan menyertai perjalanan Persib hingga akhir musim.
“Hari ini hari yang baik, kita memohon kepada Allah di momen Nisfu Syaban mudah-mudahan doa kita dikabulkan, pemain dikasih kesehatan dan insyaallah kita bisa juara liga kelima kalinya,” ujar Umuh.
Tak hanya dari internal klub, dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menegaskan posisi Persib yang lebih dari sekadar klub sepak bola.
“Persib bukan sekadar klub, Persib adalah identitas Jawa Barat, Persib kebanggaan kita dan pemersatu masyarakat Jawa Barat,” kata Erwan.
Menurutnya, di balik setiap pertandingan dan gemuruh dukungan bobotoh, selalu ada doa dan harapan yang mengiringi langkah Persib. Karena itu, doa bersama menjadi pengingat pentingnya keseimbangan antara usaha lahir dan batin.
“Di setiap laga, di setiap sorak sorai bobotoh di stadion dan di luar, ada harapan dan doa yang tak pernah putus untuk Persib. Karena itu doa bersama ini adalah pengingat, sebesar apa pun usaha dan strategi tetap ada hal yang tidak boleh dilupakan, ikhtiar batin dan ketundukan kepada Tuhan,” tuturnya.
Erwan juga menegaskan komitmen Pemprov Jawa Barat dalam mendukung Persib dan ekosistem sepak bola di daerah.
“Pemprov Jabar menyatakan dukungan penuh pada Persib. Pemprov akan terus mendorong ekosistem sepak bola yang jadi olahraga sehat, agar Persib bisa lebih mendunia,” ujarnya.







