Bandung –
Persaingan papan atas Super League 2025/2026 semakin memanas. Kekalahan Borneo FC dari Dewa United dengan skor 1-2 di pekan ke-22 menjadi angin segar bagi Persib Bandung.
Kemenangan 1-0 atas Persita Tangerang di saat yang sama membuat Persib berhasil memperlebar jarak menjadi empat poin dari Pesut Etam. Persib memimpin klasemen dengan 50 poin, diikuti Persija Jakarta di posisi kedua dengan 47 poin, sementara Borneo mengoleksi 46 poin di peringkat ketiga.
Meski di atas kertas situasi terlihat menguntungkan, pelatih Persib, Bojan Hodak, memilih tetap realistis. Ia kembali menegaskan bahwa kompetisi di Indonesia tidak pernah mudah ditebak.
“Saya sudah katakan berulang kali bahwa kompetisi di Indonesia itu sangat sulit, sulit untuk bermain di laga tandang terutama ketika harus melakukan perjalanan yang panjang,” ujar Hodak.
Menurutnya, tidak ada jaminan bagi tim papan atas untuk selalu menang. Jarak poin bisa berubah cepat karena setiap tim punya peluang saling menjatuhkan.
“Di liga ini, semua bisa saling mengalahkan dan tim dari posisi terbawah bisa saja mengejutkan. Kami bisa kalah dari Persijap, kami bisa disulitkan dari tim-tim di papan bawah, musim lalu juga seperti itu,” katanya.
Pengalaman musim lalu menjadi pengingat penting bagi Hodak. Persib beberapa kali kehilangan poin dari tim yang secara peringkat berada di bawah mereka. “Beberapa kali kami kehilangan poin dari tim papan bawah. Jadi karena itu, liga ini semua bisa saling mengalahkan,” ucap Bojan.
Situasi klasemen juga masih menyisakan satu variabel penting. Persib dan Borneo sama-sama baru memainkan 21 laga. Keduanya masih memiliki satu pertandingan tunda yang akan mempertemukan mereka pada 5 Maret mendatang.
Artinya, persaingan belum benar-benar memasuki fase akhir. Setiap pertandingan ke depan berpotensi menjadi penentu siapa yang akan mengangkat trofi juara di akhir musim.
Meski demikian, Hodak tak menampik bahwa kekalahan Borneo dari Dewa United tetap menjadi kabar baik bagi timnya. “Bagi kami, tentunya bagus ketika Borneo kalah tapi kami harus tetap fokus kepada tim sendiri,” ungkapnya.







