Persib Bandung di Ujung Ancaman Sanksi AFC

Posted on

Bandung

Kericuhan seusai laga Persib Bandung melawan Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (18/2/2026) dinilai bisa berujung sanksi berat dari federasi sepakbola Asia, AFC.

Pakar hukum olahraga, Eko Noer Kristiyanto mengingatkan dampak dari kericuhan itu tak main-main, mulai dari denda miliaran rupiah hingga larangan bagi Persib memakai Stadion GBLA di kompetisi Asia selanjutnya.

“Bisa jadi nanti Persib lolos AFC, main di Asia tapi GBLA gak bisa jadi home base, itu sangat mungkin itu sanksinya. Kalau denda jelas gede itu, ratusan juta sampai miliaran bisa,” kata Eko, Jumat (20/2/2026).

Ancaman tersebut bukan tanpa dasar. Sebelumnya, Persib sudah dijatuhi denda USD 30.000 oleh AFC dalam ajang AFC Champions League Two 2025/26 akibat pelanggaran saat menjamu Bangkok United pada Desember 2025.

Dalam laga itu, suporter menyalakan flare dan area publik stadion seperti tangga serta jalur evakuasi tidak steril. AFC menilai hal tersebut melanggar regulasi keselamatan dan menunjukkan kelalaian dalam pengamanan.

Dengan rekam jejak tersebut, kericuhan terbaru di GBLA membuat posisi Persib semakin rentan. Jika AFC menilai terjadi pelanggaran berulang, sanksi bukan hanya soal uang. Bermain tanpa penonton, bahkan terusir dari kandang sendiri di level Asia, menjadi kemungkinan yang nyata.

Eko yang juga seorang Bobotoh juga sangat menyesalkan adanya insiden yang dipicu oleh oknum tidak bertanggung jawab tersebut.

Menurutnya, tindakan segelintir oknum suporter yang masuk lapangan, merusak fasilitas, hingga mengejar ofisial dan pemain tim tamu sama sekali bukan bentuk pembelaan terhadap klub.

“Menyesalkan sekali, itu benar-benar orang gak jelas, teu puguh. Itu orang-orang yang gak bertanggung jawab, gak jelas terus tidak memberi apapun untuk Persib,” ujarnya.

“Persib gak merasa dibela dengan itu, justru sangat dirugikan. Bukan cuma Persib, tapi Bobotoh karena sanksinya nanti bisa berkolerasi dengan kiprah kita di Asia tahun depan,” sambungnya.