Cianjur –
Risma (23) ibu muda asal Kampung Cisalada, Desa Mekarlaksana, Kecamatan Cikadu, Cianjur terpaksa melahirkan di jalan usai mobil yang ditumpanginya ke Puskesmas mogok gegara akses jalan yang rusak parah. Beruntung bayi perempuan yang cantik dari ibu muda itu berhasil lahir dengan selamat.
Momen perjalanan Risma yang hendak melahirkan melalui jalan rusak pada Minggu (1/2/2026) malam itu bahkan sempat diabadikan dan diunggah di media sosial.
Terlihat dalam video tersebut beberapa orang berjalan menyusuri jalan rusak yang dipenuhi lumpur tebal. Bahkan sepeda motor tampak kesulitan untuk melintasi lumpur tersebut.
Surjana (49), ayah Risma, mengatakan video yang beredar di media sosial itu merupakan momen saat anaknya bersama keluarga mencoba untuk berjalan kaki menuju puskesmas lantaran mobil yang digunakan mogok.
“Karena jalannya rusak parah, mobil sampai mogok. Jadinya kami sekeluarga mencoba berjalan kaki supaya tiba ke puskesmas untuk proses persalinan anak saya,” kata dia, Kamis (5/2/2026).
Namun setelah beberapa saat berjalan, Risma mengalami kontraksi sedangkan perjalanan ke puskesmas masih 30 menit jika menggunakan kendaraan bermotor.
Beruntung tak jauh dari lokasi tersebut terdapat rumah seorang warga. Setelah didatangi, pemilik rumah pun mempersilakan rumahnya untuk digunakan proses persalinan.
“Pakai mobil tidak mungkin karena mogok, kalau naik motor juga tidak bisa. Jadi ke rumah warga. Alhamdulillah pemiliknya baik, mempersilakan proses persalinan anak dan cucu saya,” kata dia.
Bayi perempuan dari pasangan Risma dan Ridwan (27) itu pun lahir dengan selamat, setelah dua jam proses persalinan dengan dibantu dua orang bidan.
“Dari awal memang ditemani dua orang bidan. Makanya begitu keadaan darurat harus melahirkan di jalan dan akhirnya dialihkan ke rumah warga, dibantu bidang hingga bayi atau cucu saya lahir dengan selamat,” kata dia.
Menurutnya cucu pertamanya itu kini dalam keadaan sehat. “Cucu saya sehat meskipun lahir dalam keadaan darurat. Sekarang sudah dikasih nama Rayha Azzalea Zalfa,” tuturnya.
Bukan yang Pertama Kali
Dia menjelaskan, peristiwa ibu hamil melahirkan di jalan sudah beberapa kali terjadi di jalur tersebut. Bahkan pada 2021 lalu, keponakannya sampai mengalami keguguran lantaran tak sempat dibawa ke puskesmas.
“Sudah puluhan tahun jalan ini rusak parah. Kejadian ibu hamil melahirkan di jalan sudah beberapa kali. Karena yang harusnya bisa dibawa cepat ke puskesmas, terkendala akses jalan yang rusak. Bahkan keponakan saya sampai keguguran,” kata dia.
Surjana berharap pemerintah segera memperbaiki jalan kabupaten tersebut, sehingga tidak terjadi peristiwa serupa.
“Kami mohon segera diperbaiki ruas jalan Desa Mekarlaksana agar kejadian yang dialami anak saya atau keponakan saya tidak terulang lagi. Selain demi menyelamatkan ibu dan anak, jalan ini juga jadi akses pendidikan serta ekonomi. Semoga rencana Pemkab yang kabarnya membangun jalan di tahun ini bisa terealisasi,” pungkasnya.







