Seorang pendaki meninggal dunia saat naik ke Gunung Gede Pangrango. Namun belum diketahui penyebab pasti kematian pendaki yang naik bersama istrinya tersebut.
Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Arief Mahmud, mengatakan awalnya pendaki bernama Andar Yurarso tersebut mendaki Gunung Gede Pangrango bersama istri dan seorang porter pada Jumat (29/8/2025).
Menurut dia, sekitar pukul 15.30 WIB, pendaki tersebut tiba di Alun-alun Suryakencana dan tertidur pada pukul 19.47 WIB.
“Sekitar pukul 20.00 WIB, pendaki itu dibangunkan karena akan didirikan tenda. Tetapi ternyata tak kunjung bangun dan diduga pingsan,” kata dia, Sabtu (30/8/2025).
Porter pun segera mengecek kondisi pendaki tersebut dan didapati masih bernafas.
“Porter langsung meminta bantuan kepada petugas untuk evakuasi. Sekitar 25 orang kemudian berangkat untuk evakuasi pendaki tersebut,” kata dia.
Namun, pada Sabtu (30/8) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, tim evakuasi menginformasikan jika pendaki tersebut sudah meninggal dunia.
“Kondisi pendaki tersebut tidak membaik. Pada akhirnya tim menginformasikan jika pendaki tersebut meninggal saat proses evakuasi,” kata dia.
Dia mengatakan, pendaki itupun langsung dibawa ke RSUD Cimacan untuk proses autopsi, memastikan penyebab kematiannya.
“Untuk penyebab kematian masih menunggu hasil autopsi. Saat ini masih belum bisa dipastikan penyebab kematiannya,” pungkasnya.