Bandung Barat –
Langit di atas Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) akhirnya menyibak mendung. Gunung Burangrang kini terlihat jelas, berdiri gagah meski menyisakan “luka” kecokelatan di dekat puncaknya.
Guratan cokelat itu tampak kontras di tengah rimbunnya pepohonan. Luka di tubuh Burangrang tersebut merupakan mahkota longsor yang materialnya menyapu 48 rumah di Kampung Pasir Kuning, Pasir Kuda, dan Kampung Babakan pada Sabtu (24/1/2026) lalu.
Sebanyak 25 korban longsor masih dalam pencarian. Tim SAR menduga para korban tertimbun material longsor dengan ketebalan mencapai 5 meter.
“Pada hari ketujuh ini, operasi dimulai sejak pagi. Seluruh personel sudah dikonsolidasikan. Cuaca hari ini cerah, berbeda dengan hari-hari sebelumnya yang terus diguyur hujan,” ujar Bramantyo, Jumat (30/1/2026).
Guyuran hujan selama beberapa hari terakhir menjadi hambatan utama tim SAR dalam mencari korban yang masih tertimbun material longsor.
“Operasi SAR beberapa hari lalu cukup terhambat faktor cuaca. Hari ini cuaca lebih bersahabat sehingga pencarian bisa dilakukan maksimal,” kata Bramantyo menambahkan.
Hingga hari keenam, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 55 kantong jenazah dari titik pencarian. Seluruhnya telah diserahkan ke tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat untuk proses identifikasi.
Dari jumlah tersebut, 41 jenazah telah teridentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan, sementara 14 lainnya masih dalam proses identifikasi oleh petugas medis.
“
